cerita ini di tulis untuk mengisi waktu, karna aku ga ada kerjaan Yu, jadi terciptalah cerita hayalan aku saja, mohon jangan di buat serius ya Yu
Salam kenal untuk semua🙏
=============================
BRUUKKK....BYUUUR......
Benturan yang terjadi menimbulkan bunyi dan hentakan yang cukup kuat, sehingga membuat salah satu mobil tercebur ke persawahan yang ada di pinggir kanan kiri jalan.
Panji: "Aduh....pak Jo ada apa ini?"
sedangkan orang yang di tanya sudah ketakutan, karna sudah menimbulkan hal yang bisa membahayakan majikannya.
Pak Jo: "maaf pak saya kurang hati-hati, ini saya nabrak mobil dari lawan arah pak." pak Jo menjawab sambil takut2.
===============================
Reta: "Bapak maaf, ga bisa gitu ya." Reta berbicara dengan tegas tapi bernada lembut, sebenarnya Reta ingin teriak, tapi dia ingat dengan siapa dia berbicara.
Panji: "Kamu itu, sudah saya bilang jangan panggil saya bapak, memangnya saya bapak kamu." kesal rasanya sudah berusaha keras untuk lebih dekat tapi tetap saja lawan bicaranya ini tetap berbicara formal dengannya.
Reta: "Terasa ga sopan pak, kalau saya panggil dengan panggilan yang lain." sudah berkali-kali mencoba tapi tidak bisa. Berdekatan dengan Panji harus bersikap sopan, takut jika salah bersikap maka dia akan banyak di hujat.
===============================
Yuk Yu mampir ke ceritanya, kalau suka boleh lanjut di baca ok
ヾ(@^▽^@)ノ
All Rights Reserved