Titik Balik

Titik Balik

  • WpView
    Reads 103
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Dec 1, 2024
Kata orang, cinta itu pemanis kehidupan. Apakah benar demikian? Lalu bagaimana jika cinta justru menghadirkan luka? Apakah kehidupan setelahnya akan terasa pahit? Ataukah justru membangun jiwa menjadi lebih kuat?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Love That Heals
  • Menyakitkan
  • ARCHI
  • Love Shouldn't Hurt
  • Kita Sembuh Bareng?
  • A Feeling That Shouldn't Be There
  • love and hate
  • Something Bout Love
  • love is happiness
  • Kesabaran Seorang Istri (Proses Revisi)

[COMPLETED] "Cinta itu bahagia, bukan luka." Benarkah begitu? Bagaimana jika cinta dipahami sebagai sesuatu yang menyakitkan oleh seseorang yang mempunyai masa lalu kelam? Hidup dengan kekerasan yang di normalisasikan, tidak dapat pembelaan. Dan tangan yang harusnya merangkul justru jadi tangan yang paling keras memukul. Pernah dengar kata-kata? "Seseorang yang biasa menerima pukulan akan kebingungan jika diberi pelukan." @copyright2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines