Catch the mafia.

Catch the mafia.

  • WpView
    Reads 318
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 9, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
❤️‍🔥🔞🚩🚫 18+ BE WISE! BAGAIMANA PERASAANMU JIKA DI PERINTAHKAN ANGGOTA FBI UNTUK MENANGKAP SEORANG MAFIA KEJAM TAK BERPERASAAN. KAMU DI PAKSA MENGGODANYA, MELULUHKANNYA DENGAN KEAHLIAN P3LACURMU, LALU MENANGKAPNYA DIAM DIAM. CASSIE WALLANSE SEORANG WANITA TANGGUH YANG KINI BEKERJA DI CLUB MALAM, SEBELUM IA TERJERUMUS DI DUNIA MALAM DIA PERNAH MENJADI SEORANG PEMBUNUH BAYARAN. MASALALUNYA YANG PERNAH MENJADI PEMBUNUH BAYARAN DAN KEAHLIANNYA DALAM MENGGODA PRIA MEMBUAT FBI MELIRIKNYA UNTUK MENANGKAP SANG MAFIA KEJAM YANG SULIT DI TANGKAP (NICOLE AMORGAN). CASSIE HARUS MENGGODA NICOLE AMORGAN AGAR LULUH DENGANNYA, SETELAH ITU DIA AKAN MELAKUKAN AKSI UTAMA YAITU MENANGKAPNYA. BISAKAH CASSIE MENANGKAP NICOLE? ATAU MALAH CASSIE YANG DALAM BAHAYA. --- "Kembalikan seluruh kekayaanku, Zeon, bajingan! Kalau tidak, aku akan membunuhmu!" Cassie memukuli kaca mobil hitam dengan tangan yang gemetar penuh emosi. Di dalam mobil itu, Zeon, anggota FBI, hanya menatapnya dengan tatapan dingin. Zeon membuka sedikit kaca mobilnya dan menyeringai, "Nikmatilah kesengsaraanmu." ujarnya dengan nada penuh penghinaan. Tanpa menunggu lama, Zeon menekan pedal gas. Mobil hitam itu melesat cepat, diikuti oleh sebuah pick-up yang membawa semua harta milik Cassie, tas branded, pakaian, perhiasan, uang, dan segala sesuatu yang ia miliki. Cassie berdiri terpaku sejenak, darahnya mendidih. Dengan tangan gemetar, ia mengacak-acak rambutnya, tak mampu menahan amarah yang meluap. Kemudian, ia berteriak sekuat tenaga, "Baiklah, Zeon sialan! Aku akan menangkap mafia itu, dan aku akan mengambil seluruh kekayaanku kembali!" Dari dalam mobil teriakan Cassie terdengar, Zeon tersenyum lebar, senyuman yang dipenuhi kemenangan. --
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A N I M A L
  • Bad Fade
  • AGAPE
  • Babblegum Barbell Bar (END)
  • MY BABY [END]
  • Sin : Between You And Me
  • The Assasin and FBI Agent#New Version[Series 1]
  • Me Obsessed With You [End- Tahap Revisi]

A disturbing love story JOSS-GAWIN 🔞 | AU | MAFIA | SHORT CHAPTERS Joss is a ruthless mafia leader and Gawin is his Lover. *** Joss mendongakkan wajahnya, memejamkan matanya dan berusaha mengatur nafasnya untuk menahan emosinya. Tapi tidak berhasil. Dengan tangan kanannya, dia meninju-ninju pintu ruang kerjanya. Tinjunya keras karena kemarahannya. "FUUUUUUUCK!!!!! FUCK!! FUCK!! FUCK!!" Teriak Joss histeris sambil meninju. Suaranya menggeram mengerikan dengan pembuluh darah tampak tegang di lehernya, dan tatapan mata merah nanar dipenuhi amarah. Pintu kayu itu sampai mengelupas dan kepalan tangan Joss mengalami luka lecet yang lumayan parah. "Kita harus memusnahkan semuanya tanpa sisa." Kata Joss sambil menatap tajam. Senor Antonio menelan ludahnya dengan takut. Seumur hidupnya menjadi orang kepercayaan Joss, baru kali ini kekejaman Joss membuatnya bergidik. "200 lebih manusia, jika kau musnahkan mereka maka semua sia-sia. Kita akan merugi lagi." Kata Senor Antonio berusaha mencegah Joss. "Aku tidak akan membiarkan FBI merebut lagi milikku. Jika aku tidak bisa memilikinya, maka tidak ada orang lain yang bisa." Kata Joss kali ini tampak semakin mengerikan. *** Gawin meniup-niup luka Joss. "Jangan melampiaskan amarah dengan menyakiti diri sendiri dan orang lain. Kita manusia, bukan binatang. Kita diberikan akal dan nurani." Kata Gawin sambil membalut luka Joss dengan kasa. "Apa di matamu aku orang yang bengis?" Tanya Joss dengan tatapan menyendu. Gawin diam, dia menyelesaikan balutan kasa di tangan Joss. "Kamu bisa saja meninggalkanku." Kata Joss. Kali ini Gawin menatap Joss dengan serius. "Aku bisa meninggalkanmu kapanpun, tapi aku memilih untuk tidak melakukannya. Mungkin nanti, entahlah, tapi tidak saat ini." Katanya. "Don't. Promise me that you'll never leave me." Pinta Joss. "Pekerjaanmu membuat janji yang kita ucapkan beresiko untuk tidak ditepati." Kata Gawin menatap wajah Joss. "Then should I quit?" Kata Joss dengan tatapan yang dalam. **

More details
WpActionLinkContent Guidelines