Feel Everything or Nothing at All

Feel Everything or Nothing at All

  • WpView
    LECTURES 354
  • WpVote
    Votes 98
  • WpPart
    Chapitres 21
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., déc. 20, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Paras cantik sungguh menguntungkan sebagian wanita dan melukai sebagian yang lain. Cantik dan luka akan selalu beririsan di hidupnya. Kemudahan dan kehilangan selalu ia rasakan sebab kecantikannya. Dahayu Pramesti, cerminan wanita cantik yang terluka oleh kecantikannya. Stigma sempurna atas dirinya seperti bualan semata. Apa yang dibebankan mereka kepadanya tidak sama dengan apa yang ia terima. Patutkah Dahayu menanggungnya? Bagaimana Dahayu bisa mendapatkan cinta yang tulus?
Tous Droits Réservés
#24
breakup
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Alhamdulillah Berjodoh
  • dari Dhuha untuk Wafa [END]
  • Baddie boss (end)
  • FALLING IN LOVE
  • Dibawah Langit Yang Retak (joongpond)
  • BRAJAMUSTI (BxB)
  • psychologycal
  • MARRIED WITH YOU  ( TAMAT )
  • Terjebak Cinta

"Maaf karena aku, tidak bisa mencintai kamu secara sembunyi-sembunyi. Karena mencintai mu secara terang-terangan adalah usaha ku untuk memperjuangkan mu menjadi miliki ku." -Farah Nariswari- "Perempuan itu harus punya sifat malu yang tertanam dalam dirinya. Dan perempuan itu kodrat nya dikejar, bukan mengejar. Jika ia mengejar, maka hilanglah harga dirinya." -Faiz Dirgantara - Mencintai itu boleh, mengagumi itu boleh, menyukai itu boleh. Yang nggak boleh adalah jika perasaan cinta, suka dan kagum itu, menyalahi aturan agama. Selama perasaan cinta itu ditempat pada tempat yang benar, bukankah itu tidak masalah?Lalu apakah salah perempuan mengejar pria yang ia cintai? Haruskah perempuan hanya menunggu untuk dikejar dan mencintai secara sembunyi-sembunyi?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu