Kala Mukti di Kendalisada

Kala Mukti di Kendalisada

  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 7, 2024
Bisakah keseimbangan antara dunia manusia dan dunia gaib benar-benar dijaga? Ketika Abipraya Niskala, seorang dalang muda berbakat, menemukan keris kuno bernama Kala Mukti, ia tidak menyangka bahwa warisan leluhurnya akan membawanya pada perang besar melawan kekuatan yang tak kasat mata. Bersama Sekar, seorang sinden dengan intuisi mistis, Abi terjebak di tengah konflik antara Dewi Alas, penjaga hutan Kendalisada, dan Pak Bram, pengusaha serakah yang ingin menghancurkan hutan suci itu. Namun, mengendalikan Kala Mukti berarti menghadapi kutukan mematikan yang melibatkan jiwa dan nyawa. Dalam perjalanan yang penuh pengkhianatan, rahasia keluarga, dan pengorbanan, Abi harus memilih: melindungi keseimbangan dunia atau menyerahkan segalanya, termasuk dirinya sendiri, demi menyelamatkan desa. Keris itu membuka pintu menuju kebenaran, tetapi apakah Abi siap membayar harganya? ⚠️ Cerita ini sepenuhnya fiktif, hasil karangan penulis, tidak bermaksud menyinggung kepercayaan atau budaya mana pun. Segala unsur mistis dalam cerita ini hanya untuk hiburan dan kisah ini dibuat untuk menyampaikan pesan moral, bukan realitas.
All Rights Reserved
#2
keris
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lembah Arunika
  • Damar dan Sekar
  • Kemah Terakhir: Diambang Dunia Gaib
  • OBOR PITU
  • Bulan di Atas Borobudur
  • Warisan Gandari
  • Mistis Rimak & Mistis Kuncen [PREVIEW]
  • Rahasia di Balik Istana Pasir (END)
  • Cold Hearted Man

Dina hanya ingin lari sejenak. Dari rumah. Dari kampus. Dari masa lalu yang tak pernah benar-benar ia tinggalkan. Maka ia mengajak empat temannya-Bagas, Ayu, Raka, dan Tari-untuk mendaki Gunung Mahesara, gunung yang katanya penuh legenda, namun jarang tersentuh wisatawan. Lima remaja dari latar dan budaya berbeda, menyatu dalam perjalanan menuju puncak. Awalnya, ini hanyalah perjalanan tentang alam, peluh, dan keheningan hutan. Namun segalanya berubah ketika mereka menemukan sebuah percabangan jalur: satu jalur resmi, satu lagi tertutup semak dan larangan. Dari sinilah semuanya bermula. Kabut turun. Kompas tak lagi bekerja. Hutan mulai berbicara. Mereka tersesat di tempat yang tak ada dalam logika-Lembah Arunika, dunia tersembunyi yang hanya muncul bagi mereka yang memikul beban tergelap. Di lembah itu, sihir bukan dongeng. Makhluk gaib dari mitologi lokal bukan sekadar cerita rakyat. Mereka nyata. Hidup. Dan menjaga keseimbangan dunia yang mulai retak. Kelima sahabat ini harus menghadapi rintangan demi rintangan-bukan hanya melawan kekuatan jahat yang mengancam lembah, tetapi juga menghadapi sisi tergelap dalam diri mereka masing-masing: kemarahan, penyesalan, ketakutan, dan kesalahan yang tak pernah mereka maafkan. Dalam perjalanan yang penuh luka dan kehilangan, mereka mulai bertanya: Apakah lembah ini benar-benar dunia lain-atau justru cermin dari hati yang terluka dan ingin disembuhkan? Dan di tengah kabut yang tak kunjung sirna, satu pertanyaan terus bergema: Apakah mereka akan menemukan jalan keluar-atau justru menjadi bagian dari lembah itu selamanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines