" Hidup bukan hanya semerta-merta tentang cinta . Karena saling mendiamkan adalah cara berpamitan paling menyakitkan "
In short, you have fallen into the trap he created .
-
Menceritakan seorang penulis wanita berusia 25 tahun. Ia tidak menyangka cerita yang ditulisnya banyak menarik perhatian orang, terutama pecinta novel dan produser kepenulisan.
Dilain sisi, mau tak mau ia harus mengutili satu persatu luka yang pernah direlakan. Tak disangka, lukanya justru membuahkan hasil, kebanyakan penulis lain inginkan.
Tujuh tahun telah berlalu setelah kelulusannya , sampai tak dirasa kini ia berada ditengah posisi tetangga, kumpulan ibu-ibu dan lainnya yang melontarkan canda gurau serta menawarkan putranya untuk menjadi pasangan atau putrinya yang hanya akan menjadi rekan kerja. Sungguh, tak pernah terlintas dalam benaknya. Benar-benar sulit hanya sekedar membayangkannya.
Dan sialnya, tuan berdarah dingin yang ia sebut dengan seseorang, kembali temu dengan rupawan yang sama, sedikit kumis teramat tipis menambah kejelasan statusnya sebagai pria berwibawa.
" Akhirnya kita bertemu, " ucapnya tanpa ekspresi yang ditampilkan. Namun, tetap terdengar hangat menyapa telinga.
Sebuah kata yang seharusnya ia dengar ditujuh tahun terakhir. Senja yang ku nikmati di penghujung kota, hanyalah anganku. Gelak tawa dan cumbuan, sekedar harapan yang berujung obsesi ulah sendiri. Dan dia, bagian dari imajinasi ku. Another scenario, in a life I never really let go of would end so quickly.
"Mari saling melupakan, " ucapku dengan berat hati dan deru nafas yang panjang. Aku berbalik hendak meninggalkanya. Namun-
I kept waiting for you, but never really expected to see you again, batinku.
"Benarkah aku yang meninggalkanmu?"
Aku hanya tak ingin merengkuhnya bersama denganmu, batin gadis itu.
-
Yokkkkkkk mampir
Langsung gas aja baca
Cover by:pinterest
Instagram : -
Tik tok : -
All Rights Reserved