my lecture

my lecture

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 20, 2025
Bagi Gavin Ardiansyah, mahasiswa Ilmu Komputer tahun kedua yang sedikit ceroboh dan seringkali mengandalkan hoodie kebesarannya, semester ini seharusnya berjalan biasa saja. Rencananya sederhana: hadiri kelas, kerjakan tugas, dan lulus mata kuliah Algoritma Lanjut tanpa menarik perhatian. Namun, takdir berkata lain saat secangkir kopi panas yang ia bawa mendarat sempurna di kemeja Dr. Baskara Adhitama-dosen baru jenius lulusan luar negeri yang dalam waktu singkat sudah dijuluki 'Pangeran Es' oleh seluruh mahasiswa. Terkenal dingin, logis, dan dengan tatapan setajam elang, Dr. Baskara adalah mimpi buruk bagi mahasiswa mana pun. Sebagai "kompensasi" atas kecerobohannya, Gavin dijatuhi hukuman yang lebih buruk dari nilai E: ia dipaksa menjadi asisten riset pribadi Dr. Baskara. Gavin mengira ia hanya akan berhadapan dengan ribuan baris data dan algoritma yang rumit di bawah pengawasan sang dosen kiler. Namun, sebuah panggilan telepon dari anak kecil yang mencari 'Papa'-nya mulai meruntuhkan citra sempurna Dr. Baskara. Tiba-tiba, Gavin terseret lebih dalam-dari laboratorium yang steril ke dalam mobil yang senyap, dan akhirnya, ke ambang pintu rumah sang dosen yang hangat, di mana variabel tak terduga bernama Zidan mengubah segalanya. Di antara barisan kode dan tangisan seorang anak, batas antara dosen dan mahasiswa, antara rasa takut dan rasa penasaran, mulai kabur. Mampukah Gavin bertahan di tengah semester yang penuh kejutan ini? Dan mungkinkah algoritma paling rumit di dunia ini sebenarnya adalah algoritma hati?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Kembang Desa
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Salah Status
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Prahara Lamaran [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines