M.A.Y.O.R

M.A.Y.O.R

  • WpView
    Reads 11,324
  • WpVote
    Votes 823
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 28, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Nadia menikmati perjalanannya dengan membaca buku, namun Nadia mulai terusik ketika laki-laki di sampingnya beberapa kali mengeluarkan handphonenya dan hanya berakhir melihat layar yang terkunci dengan gambar dirinya dan seorang perempuan, sepertinya itu foto pernikahan mereka, karena perempuan itu menggunakan hiasan seperti seorang pengantin. "Istrinya ya mas?" Nadia dengan rasa penasarannya juga mulut tak tau diri ini begitu saja mengucapkan kalimat itu. Nadia lihat lelaki itu nampak terkejut namun sedetik kemudian dia tersenyum, senyumnya manis, juga ada lesung pipi ketika dia tersenyum, Nadia segera mengenyahkan pikiran itu, bagaimana mungkin Nadia tengah mengagumu suami orang.
All Rights Reserved
#158
teddyindrawijaya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Teddy Tirza: When Love Blooms • Completed ☑
  • Kamu dan Negara S1 [SELESAI]
  • SAMA RASA SAMA SAMA
  • Unexpected Love
  • Evᥱr A𝖿tᥱr ᗯіth ϒ𝘰u ᥫ᭡ (𐒨𝘰𝗆рᥣᥱtᥱ𝖽)✓
  • i love komandan S1-♡
  • From Sorrow To Happiness || Mayor Teddy
  • Gairah Di Dusun Gambas
  • STUCK IN THE MOMENT WITH YOU...

𝘚𝘦𝘭𝘢𝘮𝘢 𝘫𝘢𝘯𝘵𝘶𝘯𝘨𝘬𝘶 𝘮𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘣𝘦𝘳𝘥𝘦𝘵𝘢𝘬, 𝘴𝘦𝘭𝘢𝘮𝘢 𝘪𝘵𝘶 𝘱𝘶𝘭𝘢 𝘦𝘯𝘨𝘬𝘢𝘶 𝘮𝘪𝘭𝘪𝘬𝘬𝘶. 𝘚𝘦𝘭𝘢𝘮𝘢 𝘥𝘢𝘳𝘢𝘩𝘬𝘶 𝘮𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘭𝘪𝘳, 𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘢𝘬𝘬𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘳𝘯𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘬𝘩𝘪𝘳. Tirza Kahi tidak pernah menyangka pertemuan singkatnya dengan Teddy Mahendra di Columbus akan membawa mereka kembali bertemu beberapa tahun kemudian di Jakarta. Bagi Tirza, Teddy adalah sosok yang sulit dilupakan. Seorang tentara Kopassus yang tenang, jahil, dan selalu berhasil membuatnya salah tingkah tanpa usaha berarti. Sementara bagi Teddy, Tirza adalah sesuatu yang tidak pernah ia rencanakan hadir di hidupnya-terlalu hangat untuk diabaikan, terlalu nyaman untuk dilepaskan begitu saja. Di tengah dunia penuh tuntutan, keduanya perlahan menemukan kenyamanan satu sama lain. Teddy yang tenang perlahan menjadi tempat pulang yang tidak pernah Tirza sadari ia butuhkan, sementara Tirza diam-diam menjadi satu-satunya hal yang mampu membuat dunia Teddy terasa lebih hangat. Namun semakin dekat mereka, semakin keduanya menyadari bahwa cinta mungkin tidak selalu cukup untuk membuat dua orang tetap berjalan berdampingan. Terutama ketika hidup mereka tidak pernah benar-benar sederhana. COMPLETED:

More details
WpActionLinkContent Guidelines