Raga Masa Depan

Raga Masa Depan

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 9, 2026
Tuhan maaf... Maaf, karena aku telah merusak cerita yang telah Kau buat ~~~***~~~ "Lo gak akan pernah ada di masa depan siapapun." Amber menatap sosok lelaki itu dalam diam, menelan rasa gersang di tenggorokannya. Matanya berkedip seakan meyakinkan bahwa dirinya sadar dan tidak bermimpi. "Rangga kok kamu ngomongnya kasar?" Ucap Amber di selingi rasa getir dalam ucapannya. Rangga mengangguk, "ya, lo yang bikin gue jadi orang kasar." "Kamu gak cocok ngomong kasar tau, hahaha." Amber tertawa hambar, matanya bergerak gelisah menatap sekeliling. "Ya, tapi kamu cocok nerima semua itu."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dua Cinta (Our Promise)
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • Friendzone (COMPLETED)
  • SLOWLY
  • PERFECT BAD COUPLE (TERBIT)
  • I Think You Call This Love [END] S1 Story of Rei-Raka
  • FANI : He's Edgar Erzantara
  • GREENSTA [END]
  • ALSTARAN [END]

[Completed]✓ "Sakit hati butuh dua hal, waktu dan topeng. Waktu untuk memulihkan sakit dihatinya, dan topeng untuk menutupi hatinya yang hancur." . . . . . Sahabat jadi cinta. Bukankah itu hal yang sudah biasa terjadi, jika dalam persahabatan yang terjalin sejak kecil dan terdiri dari lawan jenis? Namun apalah daya mereka, mereka tumbuh dewasa seiring berjalannya waktu. Membuat mereka mengenal cinta lebih dalam. Dan tak dipungkiri, mereka terlibat dalam ikatan cinta segitiga. Dimana persahabatan dan cinta dipertaruhkan. Janji mereka, apakah masih tetap bertahan? Ataukah mereka lupa seiring waktu yang berganti? Semuanya ada ditangan mereka sendiri. Apa yang akan terjadi, takdir telah menentukan. Takdir persahabatan yang diuji oleh takdir cinta. "Rasanya Sakit!" ____________________ Hai, ini cerita pertamaku. Jadi mohon bimbingannya. Kalau bisa setelah baca, vote dan comment ya. Biar aku tau letak kesalahanku dimana. Ini cerita hasil pemikiran author sendiri. Jadi buat para PLAGIAT, kalian pergi dari sini. Cerita ini nggak diperuntukkan bagi PLAGIAT. So, itu aja. Makasih buat yang sekedar baca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines