Takdir Yang Hilang [END]

Takdir Yang Hilang [END]

  • WpView
    Reads 30,868
  • WpVote
    Votes 1,396
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Jun 24, 2026
Mikala, seorang tabib sederhana dari desa Beira, selalu menjalani kehidupannya dengan tenang, membantu warga desa dengan ilmu pengobatannya. Namun, segalanya berubah saat ia secara tak sengaja bertemu dengan Aviel, seorang pria misterius yang muncul di hutan dekat desanya. Pertemuan mereka, yang dimulai dengan ketegangan dan ketakutan, membuka pintu menuju takdir yang telah lama tersembunyi.Mikala yang merasa tertarik namun takut, tanpa sadar terjerat dalam takdir yang lebih besar dari dirinya sendiri. Kehidupan sederhana yang ia jalani mulai hancur saat ia mengetahui sesuatu dalam dirinya berubah. Namun, takdir bukanlah sesuatu yang mudah diterima. Dengan pertarungan batin, pengkhianatan, dan hubungan yang semakin kuat, takdir yang hilang membawa mereka pada petualangan yang mengubah segalanya. Namun, apakah Mikala akan mampu menerima takdir nya? ataukah ia akan menemukan jalan baru yang mengubah masa depannya. ▼START [30/11/2024] ▼FINISH [16/02/2025]
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pangeran Kegelapan
  • My Phoenix Girlfriend
  • The Midnight Bride [TAMAT]
  • 𝐍𝐎𝐓𝐇𝐈𝐍𝐆 𝐅𝐋𝐎𝐖𝐄𝐑 { 𝐂𝐎𝐌𝐏𝐋𝐄𝐓𝐄𝐃 }
  • Takdir Yang Hilang [On Going S2]
  • Life: Of The Fantasy World
  • Nafsu Didalam Bayangan : Permulaan (Lust In The Shadows : The Beginning) [END]
  • The Hidden Mestophia [Revisi]
  • The Miracle Of Crystals
  • Karena Kamu Rumahnya

Malam semakin larut, namun tidur menjadi hal yang mustahil bagi Mael. Setiap kali dia memejamkan mata, dunia di sekitarnya seakan berubah. Suara gemerisik dari sudut-sudut ruangan, desahan napas yang tidak berasal dari dirinya, dan bayangan-bayangan yang menari di balik tirai gelap kamarnya membuat dadanya terasa semakin sesak. Saat dia berbalik untuk kesekian kalinya di tempat tidur, suara itu kembali muncul-seperti bisikan yang tertiup dari balik dinding, rendah dan penuh kekuatan. "Mael... Kau tidak bisa lari..." Dia terlonjak bangun, matanya terbuka lebar, jantungnya berdetak keras. Ruangan itu sunyi. Terlalu sunyi. Dia duduk di tempat tidur, menarik napas dalam-dalam dan berusaha meredakan gemuruh di dadanya. Bisikan itu, suara yang sama dengan yang ia dengar di perpustakaan, menghantuinya lagi. Pikiran Mael kacau. Apakah ini nyata? Ataukah dia sudah kehilangan akal? Sejak mimpi itu, dunianya berubah menjadi labirin ketakutan yang tak bisa dia pahami. Mata Mael bergerak ke sudut kamar, ke arah bayangan yang terasa lebih pekat daripada biasanya. Di sana, samar-samar, dia melihat sesuatu. Sesosok tubuh samar yang menyatu dengan kegelapan. Tubuh itu bergerak perlahan, semakin dekat, seperti makhluk yang merayap dari kedalaman mimpi buruknya. "Siapa kau?" Mael berbisik, meskipun dia tahu tak ada jawaban.

More details
WpActionLinkContent Guidelines