We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
ARUTALA BIMA SANJAYA

ARUTALA BIMA SANJAYA

  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Dec 1, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Arutala bima sanjaya yang kerap disapa "ata". Ia berasal dari keluarga kaya raya, tetapi miskin akan kasih sayang kedua orang tuanya. *** "Ata juga anak papa sama mama...hiks tolong,tolong untuk sekali aja kalian menganggap aku sebagai anak kalian..." *** "Nek... jika ata terlahir kembali ata ingin jadi bulan,karna bulan tidak bisa memancarkan cahayanya sendiri tetapi di balik kekurangan nya ada bintang-bintang yang selalu menemani nya dikala ia kesepian." *** Arutala seorang anak yang selalu berusaha untuk bisa dianggap anak oleh orang tuanya. *** Akankah kisah seorang Arutala akan berakhir dengan suatu kebahagiaan yang ia dambakan atau dengan serumpun rasa penyesalan yang tak seharusnya ia sesal kan . HALLO GUYS INI CERITA PERTAMA AKU, JADI MOHON MAAF JIKA NANTINYA BANYAK TYPO YANG BERTEBARAN DAN ALUR YANG KURANG MEMUASKAN .
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • Luka Yang Tak kunjung Membaik
  • Semesta untuk sean
  • ANDAI AKU BISA
  • moonlight and stars
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines