tumbuh lebih baik  ?

tumbuh lebih baik ?

  • WpView
    Membaca 4
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Nov 29, 2024
di satu kehidupan yang dingin dan penuh manusia manusia munafik berkeliaran, seorang pria harus tetap berdiri di tengah tengah manusia manusia munafik itu. "BASKARA!!" -suara yang memanggil temannya dengan suara yang kencang, namun putus asa, dan seperti tidak ada harapan untuknya lagi. . "mahen, tumbuh lebih baik ya?.." -baskara adhiyaksa raefan, laki laki yang tidak peduli bahwasannya dia tengah berdiri dengan pisau yang tertancap tepat di perutnya. . . . kehidupan-nya telah berakhir dari sekarang, kalian hanya perlu melupakan dirinya. "semua manusia akan melupakan orang yang mereka sayang jika mereka sudah mati, tunggu apa lagi? ayo kembali ke- kehidupanmu yang sebenarnya."
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • I WISH bahagia bersama orang-orang yang kusayang
  • Derena
  • KENKO
  • Harapan Bunga Terakhir
  •  Bestari [ON GOING]
  • Isi Kepala
  • Rakabumi
  • Adek Abang || END
  • Kehidupan Yang Saya Lihat (END)

sesak rasanya perih apakah tidak akan ada orang yang akan menolongnya? "SIALAN LO!!!." cacian adalah makanannya sehari-hari. bentakan dan pukulan tak lagi terasa sebegitu menyakitkan lagi. obat?, itu tak pernah diperlukan karena kehadiran luka baru disaat luka lamanya belum mengering. "bertahaan?." pertanyaan macam apa itu?. untuk apa ada pertannyaan seperti itu untuknya?. " abang, aku harap...." ia butuh cahaya, sepercik cahaya untuk harapannya, yang bahkan menurutnya ia tidak akan mendapatkannya. apa dia pantas?, apa takdir akan terus berputar layaknya roda, seperti yang biasa orang katakan?.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan