sawah beluntak dan melati putih.

sawah beluntak dan melati putih.

  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 16, 2026
WpInfo
Fiction
Culture and Identity
Southeast Asian
European
Indigenous
Lelawang sawah bersepoyongan, merida itu menari di ujung bukit. Mata bulat putih kacap itu berbinar seakan meraung di atas tanah. "Siapakah wanita di ujung sawah itu, tuan?" "Ahh, dia? Dia adalah Hakana, " aku membulatkan lidahku, wanita cantik itu benar-benar mempesona. Kain putih berderu merah-mudah itu, menghujani tubuhnya seperti melati putih yang indah. Bagaimana bisa dia berada di tengah peperangan berjalan? "Apa kamu menyukainya, Bonyor?"
All Rights Reserved
#850
perang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ellie's Redamancy
  • Resyakilla ✓
  • Laksana [END]
  • Panca dan Harta Karun VOC
  • Symphonya: Bloemen Vallen [END]
  • Hetalia Indonesia [BAHASA]
  • Elegi Bengawan Sore : Gugurnya Arya Penangsang (Complete✔️)
  • Dawn

-Redamancy- A love returned in full; Ini tentang isi hati seorang gadis Belanda yang ditinggal oleh laki-laki yang selalu mengisi penuh hatinya. Ia membenci pribumi, namun ia tergila-gila pada laki-laki yang memiliki setengah darah pribumi dalam dirinya; Hoesni. Elizabeth harus menelan pahit kenyataan cintanya tak pernah berbalas, memaksakan diri untuk melupakan laki-laki itu dan menikah dengan seorang pengusaha kaya raya berkebangsaan Belanda di Bandoeng. Namun ternyata ia tak hanya membenci inlander, ia juga membenci suaminya. Ia gagal memperbaiki retak yang ada di hatinya. Ia tak lagi percaya cinta, ia tak lagi percaya kebaikan Tuhan. Dengan segala kebencian yang ia miliki terhadap para inlander dan bangsanya sendiri, siapa sangka seorang laki-laki bumiputera yang bekerja sebagai tukang kebun di rumah suaminya hadir dan mulai mengisi segala retak yang ada? Kini Elizabeth turut membenci takdir yang diberikan Tuhan kepadanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines