poor'sank pertama 1

poor'sank pertama 1

  • WpView
    LECTURES 31
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 4
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., déc. 1, 2024
''ada seorang ada bernama'' rasih pank'' dia adalah anak nya di bully sama ''jang hyuk'' dia adalah pembully nya seri membully rasih pank sampai luka luka dan sama teman teman jang hyuk'' ''karna itu rasih pank semakin sakit sakitan karna dari SMP kelas 1 sampai Kelas 9 masih di bully sampai habis kesabaran rasih pank '' ''di suatu hari sore mau pulang sekolah rasih pank di pukuli sama jang hyuk (kata jang hyuk) : HAHAHAHAHA dasar bocah lemah dari dulu HAHAHA!!! '' setelah habis di pukulin rasih pank pulang kerumah keadaan luka luka dan biru biru'' ''sesudah pulang kerumah rasih pank lansung ke kamar tanpa makan malam dan datang ibu nya nya bernama serim (kata serim) : nak ayo makan dulu: (kata rasih pank) : gak makk!!! dan pergilah!!! : '' ''dan rasih pank gak sekolah selama 14 hari karna dia hampir mati kalau sekolah terus karna itu rasih pank latihan cara berkelahi dengan satu pukulan dan rasih pank langsung latihan sampai 14 hari gak sekolah'' ''sesudah 14 hari gak masuk sekolah dan akhirnya rasih pank sekolah lagi demi balas dendam '' ''sore hari rasih pank ketemu jang hyuk dan teman teman nya untuk pukuli rasih karna gak sekolah dan akhirnya mereka berkelahi sampai malam rasih dengan latihan nya dia mempukul teman teman jang hyuk dengan satu pukulan dan akhirnya 1vs1 (rasih pank) dengan (jang hyuk) '' ''mereka berkelahi :rasih mempukul badan jang hyuk karna itu jang hyuk mutah darah dan satu pukulan terakhir di bagian kepalanya dengan satu pukulan jang hyuk langsung pingsan keadaan berdarah dan polisi dan guru datang untuk selesai kan nya '' akhi dari poor's pertama dan lanjut nanti ke 2 kalian harus sabar byeee😊😊😊
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Alinka's Story! [Completo]
  • Anna's Secret [END]
  • Dear Renjun || Nct Dream
  • Bed girl's VS Bad boy's
  • DI BALIK ANDROMEDA (END/REVISI ULANG)
  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • Javas Drexzer [END]
  • YUKI ( yang mereka tertawakan )
  • I L A L A N G ✔ (Tamat)

PINDAH KE KUBACA!! "Anak siapa yang sedang kau kandung hah!" teriak pria paruh baya dengan wajah memerah menahan amarahnya. "Mungkin itu anaknya dan kekasih-nya yah. Kemarin, aku melihatnya bercumbu dengan kekasih-nya di taman belakang sekolah yah.." adu seorang gadis dengan nada yang meyakinkan sang ayah. Sedangkan, orang yang dituduh itu menggelngkan kepalanya. "Kau! kau tidak dibesarkan untuk menjadi seorang jalang seperti ibumu! Seharusnya kau berterimah kasih karna aku dan ayahmu mau membesarkanmu. Tapi, kau malah melakukan hal yang menjijikan seperti ini sama seperti yang dilakukan ibumu. Hah. Bagaimana bisa kau memiliki anak dari wanita tak bermoral seperti itu. Lihat sendiri bukan. Dia sama seperti wanita itu." maki wanita paruh bayah pada seorang perempuan yang duduk bersimpuh dibawah kaki ayahnya. Sedangkan pria paruh bayah itu hanya diam tak bisa menjawab perkataan tersebut. "hiks..m-maafin Alin yah.. Alin dijebak hiks... " perempuan yang bernama Alin itu memeluk kaki ayahnya meminta pengampunan. Namun, pria paruh bayah itu dengan tidak berperasaan menghempaskan tubuh Alin hingga Alin jatuh terjungkal. "Pergi dari rumahku! Dan jangan harap kau bisa memanggilku Ayah lagi. Karna kau bukanlah putriku! Hah.. aku menyesal memungutmu dulu." usir pria paruh bayah itu lalu menyuruh istri dan anak sulungnya masuk kedalam rumah. Lalu menutup pintu rumah itu dan membiarkan Alin sendirian di perkarangan rumah. Senyum mengembang menghiasi wajah kedua orang perempuan yang sangat senang dengan pengusiran Alin. ❌DON'T JUDGE MY STORY🚫❌ ❌DON'T COPY MY STORY🚫❌ ⚠MENGANDUNG BAHASA KASAR⚠ ⚠WARNING 18+⚠ **** PLAGIAT MENJAUH! YANG GAK SUKA CERITA NYA MENJAUH!

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu