Evening Rain: I Found You

Evening Rain: I Found You

  • WpView
    LECTURES 32
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., déc. 2, 2024
Menurutmu apa arti hujan itu? Kerinduan, Kasih sayang, atau cinta? Mungkin bagi Langit, Hujan adalah sebuah pertemuan yang indah. Cerita ini menceritakan seorang pemuda bernama Langit Binar Angkasa yang merindukan teman sekaligus cinta pertamanya saat dia masih kecil, namun tak sengaja pada saat hujan senja hari ia kembali bertemu dengan Zianka Arunika Bentala, cinta pertamanya, di tengah hujan deras di Bandung. Pertemuan itulah yang membangkitkan kembali kenangan mereka dimasa lalu dan membuat mereka tertawa dan menikmati kembali rasa bahagia mereka dahulu. Langit menyukai Zia, Namun, apakah Zia juga menyukai Langit? "Tanpa Bentala, Langit tidak akan berarti." -Author Bogor, 30 November 2024 -Riyy
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • LANGIT TERBELAH CAHAYA PURNAMA
  • Fall Into You [ end ]
  • Mimpi Hujan
  • CIRCUMPOLAR [NEW VERSION]
  • Langit dan Adel
  • The Sky Blue (End)
  • Langit & Senja [Sudah Terbit]
  • Langit Artharendra
  • Langit Senja [end]
  • Journey

Hati yang Setia selalu merunduk-merendah mencari jalan-jalan terang dalam hidup, dan disaatnya LANGIT pasti akan menunjukan jalan Kesetiaannya. Cinta sejati tak akan lekang oleh waktu. Namun akan kembali dengan cara yang menakjubkan. Rakha dan Kinanti bagai layang-layang kembar. Terbang tinggi ke langit menembus awan tertinggi memohon diturunkan Cahaya untuk menerangi hati yang sepi pada Kerinduan yang tidak pernah bertepi. Diatas perahu di Selat Bali, Rakha hanya memandang gerak Langit, senyap dalam doa. Tiba-tiba tampak Langit Terbelah Cahaya Purnama. "Ooh Betapa Agungnya Engkau Maha Tercinta... " Kinanti berjalan menghitung langkah satu demi satu, menatap lembayung senja yang melintasi bebukitan hijau yang mulai menua. "Aishiteru Rakhaaa... Kamu dimana !!!" Langit pun terpaksa menangis... Bersama deru hujan yang datang kejar-mengejar dengan suara Angin yang berhembus kencang. "Kin ! .. KUA terdekat dimana? Bisa nggak kita daftar malam ini juga?" Rakha mulai serius menggoda pada pertemuannya yang baru berselang sekian menit. "Hayu, siapa takut?. Kita cari dulu muka yang tampangnya alim untuk jadi saksi nikah kita ya?"

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu