MIA MAIRA

MIA MAIRA

  • WpView
    LECTURAS 16
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, oct 18, 2025
WpInfo
Ficción
Romance
Azriel Rafeeq X Mia Maira "Isteri atas kertas saja, Maira. Jangan harap lebih dari itu." -AZRIEL RAFEEQ "Saya penat. Mungkin perjalanan saya dah sampai ke penghujungnya." -MIA MAIRA
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • AIRIS ARDANI (COMPLETED)✓
  • Kelip-Kelip Cinta ( OV ) ( ✔ )
  • I Love You Mr Crush (Complete)
  • Only Her / Hanya Dia [INTERSEX] ✅️
  • Psycho Itu Aku Punya
  • PAIN KILLER [C]
  • 𝐂 | 𝐁𝐄𝐇𝐈𝐍𝐃 𝐇𝐄𝐑 𝐒𝐌𝐈𝐋𝐄
  • Rafee Ezran The Knight Return ( The new generation Series)

(ART-ROMANCE) °2 ND BORN° Kepala dibotakkan, bekas cucuhan puntung rokok di segenap tubuh, lebam biru di merata-rata, parut dan torehan, kering air mata digantikan cairan merah. Minda bagaikan terbejat, tiada secebis memori yang tertinggal sebagai kenangan. Episod pertama kehidupan zaman kecil yang terhenti kembali bermula. Idris Ardani menjadi tempat dia berpaut, berlindung dan bermanja. Bahkan, semakin dingin layanan lelaki itu, semakin hormon peliknya mencanak naik. "Kenapa jumpa saya lagi? Jangan cakap ludah sendiri dah jilat balik?"-AIRISSA "Untuk dapatkan cinta kau, aku sanggup. Aku tak nak hilang kau."-IDRIS ARDANI Hatinya yakin, takdir akan sentiasa membawa mereka kembali bersatu. Cuma pengakhiran kisah hidup mereka sahaja yang masih dipegang Tuhan. Dan benar kata orang. Di tengah jalan pasti akan ada duri yang melukakan dan kisah ini bukanlah kisah cinta yang tersakiti dek kehadiran orang ketiga. Tetapi kisah mereka diuji dengan dendam lama yang tidak berkesudahan. "I am no longer the aesthetic guy you always said before. I'm just a man full of flaws and not worthy to stand next to you, my baby."-IDRIS ARDANI "Idris. Awak kejam!"-AIRISSA Hanya sisa kenangan yang berlayar di ingatan. Segala-galanya berakhir seperti bicara lelaki itu. "Cukup kau kirimkan bunga daisy untuk aku bawa ke sana. Kau tahukan sebab apa? Sebab kau... bunga terakhir aku"-IDRIS ARDANI -"We live in reality. There is no happy or sad ending that we can choose. Only beautiful endings exist."-

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido