Fana
  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 9, 2025
Awan dan Anggi akhirnya berpisah. Setelah apa yang Anggi perbuat pada dirinya, Awan tak segan-segan untuk mengakhiri hubungannya. Meski kini ia harus merelakan salah satu hal yang bisa memunculkan kebahagiaannya. Namun, ia tak pernah mau kembali pada sosok yang telah bermain di belakangnya. Setelah hubungan antara Awan dan Anggi berakhir. Ia sempat memulai cerita baru dengan sosok yang baru. Namun nyatanya, Awan yang belum bisa melepas segala hal tentang Anggi dan hanya menyakiti orang-orang yang ia singgahi. Dan akhirnya, Awan hanya bisa berusaha untuk menyembuhkan luka pada dirinya, lalu membuka hati tanpa pernah membawa masa lalu bersamanya. ** Waktu pun berlalu. Awan kini menjalani studi pada salah satu kampus swasta di kota Bandung. Dan dengan sakit nya yang sudah berangsur pulih. Ia menemukan sosok Aina yang merupakan kawan sekelas di kampus yang ia singgahi. Dan setelah pertemuan pertama antara mereka berdua, Awan kembali merasakan sesuatu yang sudah lama tak ia rasakan dalam hidupnya. Namun, tanpa disangka. Sosok Aina tersebut telah memiliki pendamping dalam hidupnya. Dan apa yang Awan rasakan semakin membesar setelah Aina menjadikannya sebagai tempat berkeluh kesah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fragmen
  • Merry-Go-Round (TAMAT)
  • Darling Watch Me Win
  • Kapan Lulus? [END]
  • Setelah Langit Berbisik
  • MEMORIA (COMPLETE)
  • SKRIPSUIT  ✔
  • Jejak Yang Tak Pernah Pulang
  • JEVANGAR (Sequel Zayyan Harquel) ✓ Terbit ‼️
  • senja diberanda kayu
Fragmen

Fragmen potongan kecil dari sesuatu yang pernah utuh, serpihan kenangan yang berserakan, menyisakan jejak samar dalam ingatan. Bagi Rayyan, hidupnya adalah kumpulan fragmen yang tercerai-berai. Masa lalu yang pahit, cinta yang kandas, dan harapan yang nyaris pupus. Dulu, ada Nadia. Ada tawa yang mengisi sunyi, ada percakapan yang menyalakan semesta kecil di antara mereka. Tapi kini, Nadia hanya menjadi bayangan dalam kepalanya. Wajah yang perlahan pudar di balik debu waktu, suara yang semakin samar di tengah riuh dunia. Perpisahan itu bukan sekadar kehilangan seseorang, tapi juga kehilangan arah. Di titik nol, Rayyan memilih bertahan. Ia merangkai ulang kepingan hidupnya, Hingga akhirnya, sebuah kesempatan besar datang, menggiringnya pada sebuah pilihan. Tetap terjebak dalam fragmen yang menyakitkan atau melangkah menuju sesuatu yang lebih utuh. Tapi bisakah seseorang benar-benar lepas dari fragmen masa lalu? Ataukah kenangan yang berserakan itu akan selalu menjadi bagian dari dirinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines