blue eyes

blue eyes

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 26, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Di balik desiran ombak dan angin yang membawa aroma garam, oceana tak mengira kehidupan yang membosankan akan berubah begitu ia bertemu caspian, anak laki-laki dengan mata seteduh samudra. Namun, ada rahasia yang tersembunyi di balik senyumnya-rahasia yang membuatnya begitu terikat pada laut. Ketika hubungan mereka mulai tumbuh, sebuah ancaman datang untuk menghancurkan dunia kecil mereka. Akankah oceana dan caspian mampu melindungi "laut" yang mereka cintai, atau justru kehilangan satu sama lain dalam arus kehidupan yang tak terduga? tentang laut dan mata biru itu 'cerita murni berdasarkan pikiran author'
All Rights Reserved
#204
samudra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Biru [END]
  • Lautan
  • CACA
  • Selaksa Lara (On Going)
  • Biru dan Laut
  • Laut menyimpan rahasia ibu
  • A Love Lost Beneath the Blue
  • Butiran Cinta Kita (END)

Sinopsis : Biru mencoba melambai-lambaikan tangannya tepat di hadapannya tapi hasilnya tetap sama. Tatapan yang sama. Raga yang diam. Pikiran yang kelayapan. Jiwa yang dipenuhi kerinduan. Laila tersadar dari lamunannya, saat wajah Biru tepat berada di hadapannya. "Apakah kau menyukai langit biru?" "Sampai-sampai apapun yang ada di sekitarmu kau begitu tidak peduli" "Menurutmu, apa yang indah dari langit biru?" ucap Biru pada Laila yang kini tengah menatapnya. Laila tidak mengucap sepatah kata pun. Ia berusaha untuk berdiri dari duduknya. Dan ia sama sekali tidak berpikir untuk menjawab pertanyaan beruntun yang terucap dari mulut Biru. Tak lama dari itu, pandangannya berubah menjadi kabur. Langit biru tidak lagi terlihat. Yang ada hanyalah ruangan dingin yang begitu gelap. Laila pingsan di hadapan Biru. __________________ Tiga per dua diperoleh dari kesadaranku. Sisanya hanyalah angan tentang kenangan. ~Laila Buktinya, kamu sama sekali tidak bisa melepaskan ingatan tentang kenangan itu bukan? Ya, ia abadi dalam hati ~Maria Apa yang indah dari langit biru??? ~ Biru

More details
WpActionLinkContent Guidelines