Him or him?

Him or him?

  • WpView
    Reads 6,481
  • WpVote
    Votes 596
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 25, 2026
‎Terjebak di antara dua laki-laki ini bukanlah keinginan Sasya. ‎ ‎Tapi dari awal sampai sekarang pun, entah kenapa, setiap Sasya melakukan kegiatan yang ada di luar lingkup rumahnya, kehadiran mereka berdua selalu ada secara langsung maupun tidak langsung. ‎ ‎Disaat ia menjauh, disaat ia tidak kuat dengan makian orang-orang yang men-cap dirinya sebagai jalang, mereka berdua malah menarik Sasya semakin dalam, membawa Sasya pada kehidupan yang tidak pernah gadis itu rasakan sebelumnya. ‎ ‎----- ‎ ‎"Fuck. Lo yang dateng ke kehidupan gue dengan sendirinya, tapi lo juga yang pergi dengan se-enaknya. Lo mau gue bunuh?" Pertanyaan Sagara sama kasarnya dengan cengkraman lelaki itu di dagunya. ‎ ‎----- ‎ ‎"Sya, lo buat gue gila. Jangan kabur-kaburan lagi, ya? Atau gue bakal lebih gila dari ini." Usapan lembut Devano labuhkan pada pergelangan lengan memar yang sempat ia lilit menggunakan dasi tadi.
All Rights Reserved
#5
truelove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALGASYA 2
  • Transmigrasi Adella
  • Stay (Away)
  • FASE
  • Revenger Cries New
  • Kesempatan Kedua Mengubah Masa Depan
  • Lembayung Terakhir
  • My Chiko
  • Eramnesia
  • Captivated Me 2: Belenggu [END]

Touch the hell, definisi Asyakyle Vegas saat ini. Dia diberi kesempatan untuk melarikan diri, tapi Asya malah memilih terjebak di genggaman kakak tirinya. Algara, dia ... sudah cinta mati pada gadis itu. Mati yang banar-benar mati. Algara mengalami cacat otak semenjak bangun dari koma yang memengaruhi caranya berpikir. Hanya ada satu hal di kepalanya ; memiliki Asya. "Siapapun yang mencoba memisahkan kita berdua. Dia pasti mati."

More details
WpActionLinkContent Guidelines