Cinta di Ujung Senja

Cinta di Ujung Senja

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 5, 2024
Di sebuah desa kecil yang terpencil, di mana senja selalu memberikan pemandangan yang menakjubkan, hidup seorang gadis bernama Aisyah. Ia seorang pelukis yang senantiasa mengabadikan keindahan senja di kanvas-kanvasnya. Di desa yang sama, ada seorang pria bernama Arjuna, seorang pengrajin kayu yang karyanya terkenal hingga ke kota-kota besar. Suatu hari, takdir mempertemukan mereka di tepi laut saat senja tiba. Arjuna, yang baru saja kembali dari perantauan, terpesona melihat Aisyah yang sedang melukis. Aisyah, yang merasa kesepian setelah kehilangan orang tuanya, menemukan kenyamanan dalam kehadiran Arjuna. Seiring berjalannya waktu, Aisyah dan Arjuna saling berbagi mimpi dan kisah hidup. Namun, kebahagiaan mereka tidak berlangsung lama. Sebuah rahasia dari masa lalu Arjuna mengancam kebahagiaan mereka. Rahasia yang dapat menghancurkan cinta yang baru mulai bersemi di ujung senja. Apakah mereka mampu mengatasi rintangan yang ada dan mempertahankan cinta mereka? "Cinta di Ujung Senja" adalah kisah tentang cinta, kehilangan, dan perjuangan untuk menemukan kebahagiaan di tengah cobaan hidup. ---
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lantunan Surah Asy-Syams
  • Keluarga di Ujung Senja
  • Gus Zidan My Husband [SUDAH TERBIT]
  • Di Ujung Senja Fajar Menunggu Terbit
  • Qiyamah Senja-completed
  • Senandika : Titik Temu
  • Cinta Di Antara Dua Dunia
  • SEMESTA YANG KU CARI
  • Cinta Jarak jauh
  • ZA&RA

"Yayah! Mau kan jadi Yayah benelannya Aila?" tanya Aira dengan begitu gemas. Fadhil tersenyum lembut sambil mengusap puncak kepala gadis kecil di gendongannya. "Tanya Bunda kamu, mau apa tidak menikah dengan Yayah kamu ini?" Nayara yang berdiri tak jauh dari dua orang itu menunduk dalam. Ia meremas ujung jilbab panjangnya karena lontaran kalimat dari lelaki yang baru-baru ini hadir dalam kehidupannya dan putrinya. _____ Aira itu seperti matahari, dia bersinar menerangi setiap kegelapan dalam hidup Nayara. Aira telah membawa cahaya yang sedikitnya memberi Nayara alasan untuk kembali menjalani kehidupannya dan mencoba melupakan masa lalunya. Di sisi lainnya, bagi Fadhil kehadiran Aira dalam hidupnya adalah anugerah terindah dari Tuhan. Sebab gadis kecil yang menggemaskan itu telah menuntunnya menuju matahari yang dirinya cari untuk menyempurnakan harinya. Aira adalah perantara yang di kirim Tuhan untuknya agar bisa bertemu seorang perempuan sederhana yang ia yakini akan menjadi penyempurna ibadahnya. _____ "Mas, Aya boleh bertanya sesuatu?" Perempuan dengan balutan mukena itu menatap penuh harap pada sosok lelaki yang kini duduk bersila di hadapannya sambil memegang mushaf Al-Qur'an di tangannya. "Tentu boleh, tidak ada larangan. Jadi istrinya Mas ini mau bertanya apa hm?" Lelaki itu sedikit mencondongkan tubuhnya lebih dekat. Menunggu pertanyaan apa yang akan istrinya tanyakan. "Kenapa Mas sangat suka dengan surah Asy-Syams?" tanya sang istri. Lelaki itu tersenyum lembut sambil menatap lekat mata istrinya. "Asy-Syams yang artinya matahari. Mas senang dengan nama itu, karena nama itu mengingatkan Mas kepada kamu dan Aira. Kalian seperti matahari yang cahayanya telah menyentuh hati Mas. Dan sebagaimana matahari telah menyempurnakan hari. Seperti itulah kamu dan Aira telah menyempurnakan kehidupan Mas." _____ Ayo di baca beberapa part aja dulu. Siapa tahu kamu tersentuh(◠‿◕)

More details
WpActionLinkContent Guidelines