Menjemput Hidayah Hijrah

Menjemput Hidayah Hijrah

  • WpView
    LECTURAS 5
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, dic 2, 2024
Seorang gadis bernama Aqila yang sedari kecil tidak terlalu fakir ilmu agama dan juga bukan yang berlebihan paham dengan agama karena hanya sedari kecil bersekolah di sekolahan islam sehingga mengharuskan ia paham ilmu agama, akan tetapi karena keingintahuan dan keinginan bergaul nya lah yang membuat ia terjerumus dengan hal hal yang bertentangan dengan agama dan juga sering kali meninggalkan sholat lima waktu, akan tetapi walaupun dia terlalu bergaul dia jauh dari yang namanya konsumsi narkoboy dan miras, hanya saja sering nonton konser, berpacaran, dan lainnya. Suatu ketika, ia bersama kedua orang tuanya serta nenek dan kakek nya mendapatkan undangan dari Yang Maha Kuasa untuk mengunjungi rumahNya yaitu melaksanakan ibadah umroh. Sejak saat itulah ia bertekad untuk berubah, dan mulai melaksanakan sholat lima waktu dengan khusyuk kembali dan mulai membaca al qur'an lagi. Setelah pulang umroh dengan tekad nya yang semakin besar untuk berubah ia pun terfikirkan untuk masuk pesantren sambil menyelesaikan kuliahnya. Bagaimana kisah perjalanannya Aqila untuk menjemput hidayah hijrah? mari kita saksikan bersama-sama. Jangan lupa dukungan nya ya agar semangat up nya..
Todos los derechos reservados
#646
mahasiswa
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Pertemuan di balik Pagar Pesantren
  • Badgirl Masuk Pesantren (END)
  • guz itu suamiku???
  • Menjaga Cahaya
  • Tasawuf Cinta
  • SIRAT DUA SURGA
  • HIDIYAH (7 PASANG MUJAHID) TERBIT
  • AYRA SYAHDINA
  • KANALA (TERBIT)
  • Imamku Gus Killer [Terbit]

--- Alya, seorang gadis mandiri yang datang ke sebuah desa untuk penelitian budaya, tak sengaja tersesat dan masuk ke lingkungan pondok pesantren. Di sanalah ia bertemu dengan sosok pria tenang dan karismatik yang dipanggil "Gus" oleh para santri-sapaan khusus bagi putra kiai. Pertemuan tak terduga itu membuka pintu ke dunia yang belum pernah Alya pahami tradisi, ilmu agama, dan cinta yang tumbuh diam-diam di balik batas norma dan etika. Satu pertemuan mengubah segalanya-antara logika dan rasa, antara dunia luar dan kehidupan pesantren. ---

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido