I Want It, I Got It

I Want It, I Got It

  • WpView
    Reads 287
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 2, 2024
"Apapun yang kumau pasti akanku dapatkan, termasuk kebahagiaanmu!. I want it, I got it." Kezia, gadis muda dengan wajah sempurna dan senyum yang seolah membawa kedamaian, menyimpan rahasia yang tak pernah diduga siapa pun. Di balik tutur katanya yang lembut, ada ambisi gelap yang mampu menghancurkan hidup orang lain. Baginya, hidup bukan soal bertahan tapi soal menang, dan siapa pun bisa menjadi korban jika itu membawa dirinya lebih dekat ke puncak. Cinta yang bukan miliknya, pengkhianatan dalam bayang-bayang, dan permainan licik yang tak terlihat semuanya bagian dari rencana besar yang hanya Kezia tahu akhirnya. Tapi apa yang sebenarnya dia kejar? Dan berapa banyak jiwa yang harus dikorbankan untuk memenuhi keinginannya? Ketika topengnya retak, apakah Kezia masih bisa menang... atau dia akhirnya akan menjadi bidak terakhir dalam permainannya sendiri?
All Rights Reserved
#977
reverseharem
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Titik Nol Paling Sunyi
  • Keazen (a sly world) TERBIT!
  • MAFIA VS MUSLIMAH
  • Twins Antagonis & Protagonis
  • Maaf (Sequel Off T.A.A.O) | SELESAI REVISI
  • Contract Marriage [Project Santai]
  • Perawan di Pelukan Iblis
  • QUEEN RERE [END]
  • Love from Sleeping Beauty
  • LOVE AND REVENGE (Missing Piece) - VERSI I

Zeya bukan perempuan yang mudah mengeluh. Tapi hidup, pada satu masa, tak memberinya pilihan selain diam-dan terluka dalam sunyi yang panjang. Sebagai bendahara dalam organisasi pecinta alam di kampusnya, Zeya dikenal cekatan dan tulus. Ia tak pernah membayangkan bahwa sebuah kehilangan kecil bisa meruntuhkan dunia yang ia bangun sendiri-kepercayaan. Fitnah datang dari tempat paling tak disangka: sahabatnya sendiri, Silvi. Orang yang ia bantu bertahan hidup, yang ia beri tumpangan, bahkan ia bela melebihi dirinya. Ketika uang kas organisasi hilang secara misterius, semua mata tertuju padanya. Silvi diam, lalu mengutuk. Dan semua orang percaya. Dunia menjauh. Kata-kata menjadi tajam. Zeya mengganti uang itu diam-diam, tapi luka sudah tertanam. Hanya satu dua yang tak ikut menghujat. Salah satunya: Beril, pria slengekan dari tim basket kampus. Masa lalu Beril juga dipenuhi tuduhan. Tapi entah mengapa, ia melihat Zeya tak sebagai pelaku, melainkan sesama korban. Ada pula Awan, junior yang ceria, jujur, tapi menyimpan luka dalam dari keluarga yang tak pernah utuh. Ia mengagumi Zeya dalam diam, menjadikannya tempat berteduh saat badai rumah makin kencang. Gunung menjadi tempat yang menyembuhkan. Tapi bahkan puncak pun tak bisa memulihkan luka jika hati tak tahu caranya memaafkan. Ini adalah kisah tentang kehilangan, tentang sunyi, tentang bagaimana fitnah bisa membunuh yang tak bersalah, dan tentang satu perempuan yang menemukan kembali kekuatannya-pelan-pelan, dari titik nol yang paling sunyi. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines