Story cover for Trust Him? by Lusiiana
Trust Him?
  • WpView
    LECTURAS 236
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Partes 3
  • WpView
    LECTURAS 236
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Partes 3
Continúa, Has publicado abr 29, 2015
Dia membentengiku, membawaku pergi jauh.
Dia memberikan janji-janji bintang itu kepadaku.
Dia menghempaskanku begitu saja, dengan mudahnya.
Tetapi dia indah 
Dia membuatku bahagia, menghilangkan sisi kelam hidupku.
Berkata bahwa dialah malaikat sayapku, Dialah belahan jiwaku.
Itu hanyalah sebuah topeng!?.
Topeng indah yang membuatku tergelak.
Topeng yang selalu kupuja-puja.
Semua itu hanyalah bayangan?
Tetapi seseorang masuk ke lubang hitam hatiku. Dia, dia yang baru.
Haruskah aku mempercayainya?
------
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Trust Him? a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Sepertiga Malam Tentangnya de hannadhieaam_
46 partes Concluida
#1 in fisabilillah (29/09/20) CERITA SUDAH TERSEDIA DI DREAME DENGAN VERSI YANG LEBIH LENGKAP DAN SUDAH DIREVISI. KETIK JUDULNYA DI PENCARIAN LANGSUNG, YA:) •°•°•°• Kala fajar belum terbit, masih bersembunyi di balik pekatnya gulita. Di pagi buta, sang angin memeluk hangat para pemilik raga. Menggenggam angan. Memupuk berjuta harapan. Melangitkan doa ke angkasa Tuhan. Membisikkan sesuatu pada bumi, melalui sujud di hadapan sang Ilahi. Bergumam bersama angin, bercerita pada semesta melalui suara hati. Tahukah kamu, hal apakah di balik semua itu? Jawabannya ialah kamu. Kamu yang selalu berada di balik kata "semoga". Kamu yang tetap menjadi "Aamiin" teristimewa. Izinkan aku meminjam namamu, untuk ku perbincangkan bersama Rabb-ku kala sepertiga malam menyapa tidurku dengan lembut. Perihal lenganku yang belum bisa meraih pelukmu, maka izinkan aku mencintaimu dalam diam, mendekapmu dalam doa, dan memelukmu dalam sujud. •°•°•°• Bibirnya nampak menerbitkan senyum kecil sembari menatap gelapnya langit malam dari jendela kamar. Balutan mukenah masih memeluk raganya. Ia baru saja berbincang dengan Allah melalui perjumpaan doa. "Sepertinya, Allah menciptakanmu saat tersenyum. Sehingga kamu semanis itu, sehangat itu, semenyejukkan itu, juga semerindukan itu." "Setelah sholat tahajjud tidur, ya. Selamat malam, kamu." • Keisya Savierra Assalafiyah • •°•°•°• No copy paste guyss!! Buat karya dengan ide dan pemikiran kalian sendiri!
[LS1] RAINEESME (Completed) de LStories_
48 partes Concluida
Aku lupa sudah beberapa aku jatuh bersama angin yang kuat, bahkan hingga petir menyambar. Apa mungkin aku diciptakan sendiri? Kenapa Tuhan menghapus sedikit demi sedikit kebahagianku? Kenapa Tuhan tak menghilangkan rasaku saja, rasa yang selalu orang anggap manis namun ternyata beda apa yang aku rasakan, terlalu pahit. Rasa Cinta Terkadang rasa cinta tidak perlu alasan, kenapa rasa ingin meninggalkan begitu harus memiliki alasan aku tidak tahu jalan cerita cinta ini, cinta bagaikan teka-teki yang sulit untukku mengerti. Bagaimana aku bisa melihat dua orang yang benar-benar aku sayangi begitu menepati janjinya, janji untuk menjadi pawangku. Disaat badai itu datang dia benar-benar ada, jika yang disamping melukai yang belakang menguatkanku. Yang di belakang melukai yang disamping menguatkanku. Aku benar-benar bingung untuk melakukan apa, disaat seperti ini aku benar-benar tidak tahu yang harus aku lakukan. Aku melamun di jendela kamar melihat dua pohon yang setiap hari semakin tinggi. Pohon yang penuh kenangan. Ragaku disini tapi tidak dengan pikirkanku. Aku memikirkan kejadian yang mana dua pawangku berkelahi. Aku benar-benar ingin melerainya saat itu tapi niat aku urungkan karena orang-orang yang mencintai mereka berada tepat di sampingku, Aku begitu khawatir saat mereka adu jotos, aku tidak tahu yang di permasalahan apa. Aku ingin bercerita, bahwa aku pernah kehilangan lelaki yang aku pertahankan hingga beberapa tahun lamanya. Aku juga kehilangan satu nyawa laki-laki yang menjadi pawangku. Dan apa itu tidak cukup? Dan semua telah berubah semenjak hari itu, hari dimanakah semua hilang terbawa derasnya hujan. Aku ingin kembali seperti semula, berharap ada seseorang yang mengubahku tanpa pamrih. Aku sangat berharap. -Rainee Wijaya-
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Behind the Silence cover
Angel To Raya (END) cover
I Promise You But Not cover
ANTARA DOA DAN RASA cover
Sepertiga Malam Tentangnya cover
LANGIT TERBELAH CAHAYA PURNAMA cover
Golden Blossoms (End) cover
My Heart Boat cover
SANG PENAKLUK HATI SYAKIRA (On going) cover
[LS1] RAINEESME (Completed) cover

Behind the Silence

8 partes Concluida

Di balik keheningan, ada kisah yang tak pernah benar-benar bisu. Di balik diam, ada doa yang tak terdengar, ada luka yang tak terlihat. Dalam perjalanan yang tak pernah terbayangkan, aku belajar menerima setiap luka, kecewa, dan kehilangan. Tentangku yang tetap berdiri meski hatiku sepenuhnya telah retak. Tentang jiwa yang menyimpan badai di balik senyum, yang memilih diam saat dunia tak mampu memahami dan menangis hanya di hadapan-Nya. Ketika hidup tak berjalan sesuai harapan, ia belajar menerima, memaafkan, dan melepaskan. Behind The Silence bukan hanya tentang kesedihan. Ini tentang perjalanan menemukan makna dalam kehilangan, keikhlasan dalam luka, dan harapan yang perlahan Allah tumbuhkan, meski dari retakan yang paling dalam. Ada air mata yang jatuh tanpa suara, ada luka yang tak pernah terucap, hanya terasa di relung terdalam jiwa. Behind The Silence adalah kisah tentang menerima rapuh, merangkul sepi, dan perlahan belajar bahwa di balik diam, ada doa yang lirih dan harapan yang selalu hidup, meski nyaris padam. Untukmu yang pernah merasa sendiri, buku ini adalah pelukan. Note : Diangkat dari kisah nyata. Tentang kehilangan ayah, perjuangan di tanah rantau, dan langkah kecil untuk berdamai dengan luka. Sebuah perjalanan menuju kekuatan yang lahir dari air mata. Cover by : Canva Written by: misyaanindyaa Ig: @misyaanindyaa_ Tiktok: @misyaanindyaa