Lengkara

Lengkara

  • WpView
    Membaca 16
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Sep 6, 2025
Di padang pasir yang bergolak, nama Razmireth hanya menghadirkan bisik-bisik kebencian. Dari singgasana emas, lahirlah putra sulung yang tak pernah benar-benar diterima-anak haram yang diangkat menjadi putra mahkota, merebut tempat yang seharusnya diwarisi putra sang permaisuri. Mata yang selalu dipandang dengan curiga, langkah yang disambut dengan diam, dan senyum yang tak pernah dipercaya. Namun, takdir gemar mempermainkan hati. Di seberang laut, di negeri Elysion yang disinari marmer putih dan gemerincing lyra, seorang putri berjalan bagai cahaya hidup. Di setiap pasar, namanya adalah doa. Di setiap pesta, tawanya adalah musik. Ia bukan hanya darah biru, ia adalah denyut nadi rakyatnya. Dan ketika mata sang pangeran-yang dicibir seperti langit asing-bertemu dengan tatapan sang putri-yang dipuja bagai matahari pagi-dunia seakan berhenti bernafas. Apa jadinya bila kebencian berabad-abad dikoyak oleh satu pandang mata? Apa jadinya bila seorang anak haram yang menjadi mahkota meraih tangan cahaya Elysiones? Di antara bayangan istana dan sinar marmer kuil, cinta mereka bukan sekadar rahasia-ia adalah bara yang bisa menyalakan perang, atau api suci yang sanggup meleburkan dua kerajaan menjadi satu. *** Di bawah terik padang pasir, Sorayel berdiri bagai bayangan yang dipahat dari tanah gurun-kulitnya coklat, rambutnya hitam pekat, namun matanya biru seperti langit yang tak seharusnya ada di Razmireth. Mata itu selalu jadi alasan rakyatnya membenci, tanda bahwa ia lahir dari rahim seorang asing. Di seberang laut, Evadne melangkah di jalan marmer putih, kulitnya berkilau bagai mutiara, rambutnya selembar sutra emas yang menari ditiup angin. Matanya, sehangat amber, membuat siapa pun yang menatapnya merasa sedang menatap cahaya. Dan ketika biru gurun itu bertemu dengan keemasan marmer, dunia pun seakan berhenti. Gurun dan laut, api dan langit, dua warna yang seharusnya tak pernah menyatu-mendadak menyimpan takdir dalam satu pandangan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#372
cintaterlarang
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Prahara Lamaran [END]
  • Nala dan Mas Juragan
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Salah Status
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nakula

[LENGKAP] Giana sudah bekerja di perusahaannya sekarang selama 4 tahun dan dia merasa ini adalah waktu yang tepat untuk menantang dirinya dengan bergabung ke perusahaan baru. Ia akhirnya mengajukan cuti untuk melakukan wawancara secara diam-diam. Tapi pekerjaannya semakin menggila dan tiba-tiba Giana dapat merasakan perubahan sikap dari atasannya, Arvin. Padahal dia hanya ingin menjalankan hari dengan tenang seperti biasanya untuk mempersiapkan diri menyelesaikan lamaran di tempat barunya itu. Iya, lamaran. Lamaran kerjaan kan? Tapi kenapa satu kantornya malah salah menyimpulkan jadi lamaran yang lain sih? Highest Ranking #1 out of 3.12K Metropop 07/01/2026 #1 out of 25.6K Chicklit 11/01/2026

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan