Di padang pasir yang bergolak, nama Razmireth hanya menghadirkan bisik-bisik kebencian. Dari singgasana emas, lahirlah putra sulung yang tak pernah benar-benar diterima-anak haram yang diangkat menjadi putra mahkota, merebut tempat yang seharusnya diwarisi putra sang permaisuri.
Mata yang selalu dipandang dengan curiga, langkah yang disambut dengan diam, dan senyum yang tak pernah dipercaya.
Namun, takdir gemar mempermainkan hati.
Di seberang laut, di negeri Elysion yang disinari marmer putih dan gemerincing lyra, seorang putri berjalan bagai cahaya hidup. Di setiap pasar, namanya adalah doa. Di setiap pesta, tawanya adalah musik. Ia bukan hanya darah biru, ia adalah denyut nadi rakyatnya.
Dan ketika mata sang pangeran-yang dicibir seperti langit asing-bertemu dengan tatapan sang putri-yang dipuja bagai matahari pagi-dunia seakan berhenti bernafas.
Apa jadinya bila kebencian berabad-abad dikoyak oleh satu pandang mata?
Apa jadinya bila seorang anak haram yang menjadi mahkota meraih tangan cahaya Elysiones?
Di antara bayangan istana dan sinar marmer kuil, cinta mereka bukan sekadar rahasia-ia adalah bara yang bisa menyalakan perang, atau api suci yang sanggup meleburkan dua kerajaan menjadi satu.
***
Di bawah terik padang pasir, Sorayel berdiri bagai bayangan yang dipahat dari tanah gurun-kulitnya coklat, rambutnya hitam pekat, namun matanya biru seperti langit yang tak seharusnya ada di Razmireth. Mata itu selalu jadi alasan rakyatnya membenci, tanda bahwa ia lahir dari rahim seorang asing.
Di seberang laut, Evadne melangkah di jalan marmer putih, kulitnya berkilau bagai mutiara, rambutnya selembar sutra emas yang menari ditiup angin. Matanya, sehangat amber, membuat siapa pun yang menatapnya merasa sedang menatap cahaya.
Dan ketika biru gurun itu bertemu dengan keemasan marmer, dunia pun seakan berhenti. Gurun dan laut, api dan langit, dua warna yang seharusnya tak pernah menyatu-mendadak menyimpan takdir dalam satu pandangan.
"Mas, bisa ga mobilnya jangan parkir depan fakultas saya? Malu dilihatin orang!"
"Lho, kenapa? Mas kan cuma mau jemput calon istri... eh, calon wisudawan."
"Mas Bhima!!"
"Iya, Sayang? Eh, keceplosan. Latihan dulu biar terbiasa, Dek."
"Dinda nanyain lho, kapan kamu main ke rumah lagi."
"Ogah. Males ketemu mantan. Canggung."
"Kan ke sananya bukan sebagai mantan Dinda, Dek."
"Terus sebagai apa?!"
"Sebagai kakak iparnya Dinda. Sekalian Mas mau ngenalin kamu ke Mama Papa sebagai the next mantu. Pakai baju yang rapi ya."
"Udah gila lama lama nih orang."
Nala cuma mau lulus kuliah dengan tenang. Tapi sejak datang ke nikahan mantan SMA-nya, hidupnya malah diteror oleh Bhima, kakak kandung sang mantan, yang punya misi gila: Mengubah status 'Mantan Adik Ipar' jadi 'Pasangan Hidup'.
Skripsi aja belum kelar, kok udah disuruh revisi status hubungan?!
[Rank #2 - di #bxb 07/02/26]
[Rank #10 - di #bllokal 10/02/26]
[Rank #22 - di #boyxboy 12/02/26]
[Rank #1 - di #manxman 19/02/26]
Publish pertama kali pada Februari 2026.