School Controversy   [ Brutal Legend ]

School Controversy [ Brutal Legend ]

  • WpView
    Membaca 80
  • WpVote
    Vote 10
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Jan 10, 2025
Setelah ratusan ribu tahun akhirnya zaman kedamaian telah tiba, memberi kehidupan tanpa kekerasan yg diperlukan untuk semua orang. Dunia ini sudah mulai membersihkan diri dari bekas darah yg ditinggalkan oleh para leluhur Tapi diskriminasi masih ada dengan mengingat betapa banyaknya legenda dan cerita mengenai ras, kepercayaan, dan kerajaan yg berasal dari kebencian di masa lalu Sekolah terbesar di dunia baru ini terbuka bagi semua orang, dan itu tidak selalu berarti hak baik. Banyak orang yg masih belum terbiasa dengan perubahan dan menyebabkan lebih banyak masalah
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#5
brutallegend
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Ragnarok [ Brutal Legend ]
  • Aku ad di mana? (brutal legend)
  • Ygdrasil Empire [brutal legend historical au]
  • Unbreakable Bond • [Ytmci fanfic story]
  • Brutal Legends x Reader
  • Kembalinya Sang Legenda
  • 7 Hilarious Disasters
  • Ugly Duckling (WangXian FanFic)
  • 𝑲𝑬𝑹𝑨𝑱𝑨𝑨𝑵 𝒀𝑨𝑵𝑮 𝑻𝑬𝑹𝑳𝑼𝑷𝑨𝑲𝑨𝑵 - 𝑩𝑹𝑼𝑻𝑨𝑳 𝑳𝑬𝑮𝑬𝑵𝑫

Demi sang Dewa Agung Kegelapan semua orang di dunia terkutuk nan aneh ini tahu kalau Ragnarok adalah kelompok yang aneh, dengan reputasi mereka sebagai kelompok yang menakutkan dan haus darah tapi tidak akan ada yg berani membantah kecuali langit runtuh bahwa orang di Ragnarok itu sangat aneh Lebih ke tidak bisa dimengerti sebenarnya tapi tetap saja demi Para Tarot, mereka benar-benar perlu diberi terapi dan hari libur karena seperti kata pepatah " Iblis tidak bekerja keras, tapi pemilik nya berkerja sangat keras " Atau momen-momen anggota Ragnarok Peringatan : Cerita ini akan mengandung banyak elemen yg bisa membuat banyak orang tidak nyaman atau bisa cerna, target penonton memang bukanlah anak-anak

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan