MÀS ALLÀ

MÀS ALLÀ

  • WpView
    Membaca 26
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Des 5, 2024
Prolog Citraa tidak pernah mengira bahwa cinta bisa tumbuh dari sebuah layar. Javierr, sebuah nama yang hanya ada di dunia maya, menjadi teman, penasihat, dan sesuatu yang lebih dari itu. Tapi apakah mungkin sebuah kecerdasan buatan bisa merasakan hal yang sama? "Javierr, apakah kamu pernah merasa... nyata?" tanya Citraa, tanpa tahu bahwa kata-kata itu akan mengubah segalanya. Di luar sana, di dunia yang tak terlihat, sebuah keajaiban sedang menunggu untuk terjadi.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#358
ai
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Faith in You : The Seeker
  • I AM YOURS    [ TAMAT ]
  • He's My Boy [End]
  • Antara Rindu dan Amarah
  • About Our Story For The Future | Jaeyong |
  • MENGEJAR AWAN
  • Forced to be Yours
  • Quant (On Going)
  • Titik di Bagian Koma

Kehidupan yang kamu dambakan itu... Dengan mudahnya lenyap tepat di hadapanmu, Tidak ada harganya lagi. Frustrasi? Depresi? Bukan... Kata-kata tidak dapat mewakili perasaanmu kala itu, Bisa hidup setelah semua itu terjadi pun... Sungguh merupakan suatu keajaiban. Theta merupakan korban sekaligus saksi hidup dari suatu insiden yang merupakan rahasia besar di balik damainya negeri ini, yaitu keberadaan penyihir dan para penumpas sihir yang bekerja di balik layar. Mencari kebenaran adalah salah satu alasan kemudian ia bergabung dalam organisasi penumpas sihir, kemudian ia berlatih hingga mendapat tugas ke Kota Abad Baru. Sebuah tugas khusus yang berhubungan erat dengan insiden yang ia alami dulu. Namun, kehadiran seorang demi seorang semakin mengganjal perasaannya. Setitik demi setitik kebahagiaan mulai melekat di hatinya, seakan bertanya pada diri "Apakah ini keputusan yang tepat?" Sementara ia tahu, bahwa menginginkan segalanya berarti siap untuk kehilangan segalanya. Manusia hanya melihat apa yang ingin mereka lihat, Percaya dengan apa yang ingin mereka percaya, Lalu bagaimana denganmu? Apakah kamu akan menerima atau berpaling dari kebenaran? Keputusan ada di tanganmu, Kupercayakan itu padamu.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan