Selaksa Rasa

Selaksa Rasa

  • WpView
    Reads 124,888
  • WpVote
    Votes 7,060
  • WpPart
    Parts 53
WpMetadataReadComplete Fri, May 23, 2025
Romantika working girls. Sisil tidak terobsesi mengejar karir seperti kedua kakaknya, dia menikmati pekerjaannya sebagai staf di sebuah firma hukum. Waktu luangnya diisi dengan menjadi penerjemah dan editor lepas. Namun patah hati, membuatnya memikirkan karir hingga memutuskan kuliah lagi. Petualangan Arga menaklukan perempuan berakhir saat jatuh cinta pada Sisil, namun tidak mudah meyakinkan Sisil jika ia benar-benar menyayanginya. Tentang cinta yang penuh warna dan mendewasakan.
All Rights Reserved
#25
advokat
WpChevronRight
Series

Chicklit

  • Complicated Boss
    33 parts
  • 53 parts
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 9096 (Complete)
  • Redefining Alana [END]
  • DEAR SOPHIA
  • PASSIVE VOICE (END)
  • Rahara
  • Being Love (TAMAT)
  • ME AFTER YOU (TERBIT)
  • Unmatch The Parents
  • Repihan Rasa (Selesai)
  • Jejak Selaras | ✓

(DALAM PROSES PENERBITAN) (BEBERAPA PART DIHAPUS) - "Aku hamil, Pa.." Kata Seruni. Shit. Aku hampir meloncat dari sofa karena saking kagetnya. Papa seketika melotot. "Runi, kamu jangan bercanda, ya!" Adikku menghela nafasnya. "Kita semua kumpul kayak gini, bukan untuk dengerin aku bercanda, Pa.. aku benar hamil; anakku dan mas Sena.." Mama langsung megangin dadanya yang sepertinya tiba-tiba sesak. "Sen?" Aku menatap Sena yang ada di sebelah Seruni. "Bener?!!" Nawasena tampak bergeming. Kemudian, dia menghela nafas panjang. "Bener, Ra.." Aku langsung mengambil sapu rumah, hendak menghajar Nawasena yang kemudian langsung bangkit dan berlari keluar rumah. Disusul Seruni yang nggak tahu lagi harus berbuat apa selain melindungi Ayah dari calon bayinya. Semenjak saat itu, rasanya waktu berlalu sangat cepat. Semuanya sibuk mempersiapkan pernikahan Seruni dan Nawasena, sampai suatu hari, aku harus duduk berdua dengan Papa dan Mama membicarakan suatu hal. Kami bertiga terdiam cukup lama, sampai akhirnya Mama membuka suara. "Arawinda.. kamu juga harus segera menikah," Semenjak saat itu juga, hari-hariku nggak lagi sama. - 9096 adalah karya saya yang ketiga. Menaruh harapan pada genre komedi romantis, semoga karya saya satu ini bisa menghibur semuanya. Mungkin bukan senyum geli, atau bahkan gelak tawa. Yang saya harapkan, cerita ini tetap bisa menjadi pesan yang memberikan arti. Sekecil apapun itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines