Lukisan Penderitaan

Lukisan Penderitaan

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 9, 2024
Bercerita tentang Fida Rita, seorang pelukis asal Meksiko yang mengalami kecelakaan tragis yang menghancurkan tubuhnya. Meskipun fisiknya terbatas, Fida tidak menyerah dan terus berkarya melalui lukisan yang menjadi cara dia merangkai kembali hidupnya yang hancur. Setiap goresan kuas di kanvasnya mencurahkan perasaan kesedihan, kegembiraan, dan penderitaan yang ia alami, termasuk luka fisik yang ia alami. Suaminya, Diego, yang dahulu selalu mengunjungi Fida di kamarnya setiap hari, tiba-tiba menghilang dan tak lagi datang. Setelah mendengar desas-desus bahwa Diego terlibat dengan wanita lain, Fida memutuskan untuk mencari suaminya. Ia melakukan perjalanan jauh, melewati lautan dan gurun, untuk menemui Diego di kota lain. Talitha Ayu Nirbita Lubna XI-F
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • DIMANA RUMAHKU
  • Merajut asa
  • Bukan Sekedar Pelampiasan Amarah.
  • Misteri Lukisan di Rumah Tua
  • Serpihan Luka
  • YOUR EYES
  • Lukisan Tanpa Warna✔️
  • The Spaces Between Our Words (TAMAT)
  • cerita diatas kanvas

Azela Raulika, seorang gadis yang tampak memiliki segalanya-kecantikan, keluarga, dan masa depan yang cerah-namun di balik itu semua, ia menyimpan luka yang dalam. Hidupnya tak pernah sama sejak kehilangan ibunya, meninggalkan dia bersama ayahnya yang keras dan tak pernah mengerti. Setiap hari, Azela terjebak dalam kesepian yang mengerikan, merasakan beratnya dunia yang terus memandang dirinya sebagai sosok yang tak pernah cukup. "Ayah, kenapa harus aku?" adalah pertanyaan yang selalu terngiang dalam benak Azela, sebuah pertanyaan yang tak pernah terjawab. Ayahnya, yang dulu penuh kasih, kini hanya tampak seperti sosok asing yang lebih suka menambah luka daripada menyembuhkannya. Perlakuan dingin dan kemarahan yang tak terduga membuat Azela merasa dirinya hanyalah beban, bukan anak yang layak mendapatkan cinta dan perhatian. Namun, di balik setiap tamparan dan kata-kata tajam, Azela hanya ingin satu hal: 'dimengerti' , 'dihargai' , dan yang terpenting, "pulang ke pelukan kasih sayang yang telah lama hilang". Tapi, semakin dia mencari, semakin tak ada yang datang. Lelah dengan segala harapan yang pupus, Azela harus bertahan dalam dunia yang terasa semakin sunyi dan tak adil. Apa yang akan terjadi ketika seorang anak merasa tak pernah cukup di mata ayahnya sendiri? Akankah Azela menemukan jalan keluar dari kesunyian ini, atau takdir akan terus membawa luka yang semakin mendalam? #Jangan lupa vote komen dan juga follow, jangan cuma baca aja yaaa readrs..... #Oke langsung masuk je cerita aja ya.....

More details
WpActionLinkContent Guidelines