Lukisan Penderitaan

Lukisan Penderitaan

  • WpView
    Lectures 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., déc. 9, 2024
WpInfo
Histoires vraies
Mots-cléscerpen
Bercerita tentang Fida Rita, seorang pelukis asal Meksiko yang mengalami kecelakaan tragis yang menghancurkan tubuhnya. Meskipun fisiknya terbatas, Fida tidak menyerah dan terus berkarya melalui lukisan yang menjadi cara dia merangkai kembali hidupnya yang hancur. Setiap goresan kuas di kanvasnya mencurahkan perasaan kesedihan, kegembiraan, dan penderitaan yang ia alami, termasuk luka fisik yang ia alami. Suaminya, Diego, yang dahulu selalu mengunjungi Fida di kamarnya setiap hari, tiba-tiba menghilang dan tak lagi datang. Setelah mendengar desas-desus bahwa Diego terlibat dengan wanita lain, Fida memutuskan untuk mencari suaminya. Ia melakukan perjalanan jauh, melewati lautan dan gurun, untuk menemui Diego di kota lain. Talitha Ayu Nirbita Lubna XI-F
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Lukisan Tanpa Warna✔️
  • WISHES.
  • Hidup, Bukan Cuma Tentang Kamu!
  • Misteri Lukisan di Rumah Tua
  • Rumah Kedua
  • JANGAN DULU MENYERAH, ALUNA
  • Merajut Bingkai Patah
  • luka kanvas
  • moqell- Aleta dan Liam
  • Rumah Sepasang Luka ✓

[Flashback ke tahun 1970-an] Di balik dinding tua Galeri Byakta, tersimpan sebuah lukisan tanpa warna yang selama puluhan tahun tak pernah diketahui siapa pelukisnya. Tak ada nama. Tak ada riwayat. Hanya sebuah paraf samar di sudut kanvas yang nyaris menghilang ditelan waktu. Bagi Hanindito Laerasatya, mahasiswa desain grafis yang bekerja sebagai jurnalis dan fotografer, lukisan itu awalnya hanyalah bahan liputan untuk memperingati Hari Seni Sedunia. Namun rasa penasarannya berubah menjadi penyelidikan ketika ia menemukan paraf yang sama persis pada sebuah lukisan wajah sang Eyang saat muda dulu. Semakin dalam Dito mencari jawaban, semakin banyak rahasia keluarga yang selama ini disembunyikan. Penelusurannya membawanya kembali ke tahun 1970-an, pada kisah seorang pelukis berbakat yang memilih mengorbankan nama, mimpi, bahkan cintanya demi orang-orang yang ia sayangi.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu