Erysha dan Teh Tawar

Erysha dan Teh Tawar

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 25, 2025
Erysha Alzalena, perempuan berusia 22 tahun telah kehilangan orang tuanya. Melalui wasiat, dia dijodohkan dengan seorang laki-laki berkarakter keras, yang usianya terpaut tiga tahun lebih tua darinya. Bertepatan itu pula, Erysha mencoba beradaptasi di tempat kerjanya. Lingkungan yang tidak sehat membuat dirinya dibenci oleh rekan-rekan. Sehingga membuat Erysha sangat tertekan. Namun, Erysha sadar jika hal tersebut dilawan dengan emosi dan ego, maka akan memperburuk keadaan. Mampukah Erysha mengendalikan emosi dan kekuatan untuk menghadapi semua ini? Dan adakah Arkana, meski dengan caranya yang keras, menjadi pelindung yang dibutuhkan Erysha? Mulai: Selesai: Highest rank
All Rights Reserved
#23
curahan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Cemara tapi di dalam nya berantakan"
  • He's My Moonlight
  • HIJRAH dari KARMA~ Bersyukur atas Sebuah Luka (SUDAH TERBIT)
  • Garatim
  • Temu Rasa
  • Cinta Dalam Hijrah || SELESAI
  • IQBAL AL LATHIF
  • Kata Cinta Dalam Doa [END/Tersedia Lengkap]
  • Bang Arkan Pelindungku [Tamat]

Citra selalu percaya bahwa keluarga adalah tempat ternyaman untuk pulang. Namun, bagi dirinya, rumah justru menjadi tempat yang paling menyesakkan. Di depan orang lain, Ayahnya tampak seperti sosok yang penyayang dan bertanggung jawab. Tapi di balik pintu rumah, hanya kemarahan dan tuntutan yang ia terima. Setiap kata yang keluar dari mulut Ayah lebih sering berupa bentakan daripada nasihat. Setiap harinya, ia harus belajar menahan air mata, berharap suatu hari Ayah akan melihatnya sebagai seorang anak, bukan sekadar seseorang yang harus selalu ia kontrol. Namun, harapan itu perlahan pudar. Saat semua luka semakin dalam dan kata-kata tak lagi didengar, Citra menyadari satu hal: ia telah kehilangan sosok Ayah, bahkan sebelum ia bisa benar-benar mengenalnya. Kisah ini adalah tentang perjalanan seorang anak perempuan yang berusaha bangkit dari bayangan masa lalu. Tentang keberanian untuk melepaskan, meski yang dilepaskan adalah seseorang yang seharusnya menjadi tempat berlindungnya. Bisakah seseorang tetap bertahan, meski tanpa sosok ayah disini

More details
WpActionLinkContent Guidelines