ANTARA LAYAR DAN KATA  [ HIATUS ]

ANTARA LAYAR DAN KATA [ HIATUS ]

  • WpView
    Reads 1,566
  • WpVote
    Votes 952
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadComplete Mon, Jan 13, 2025
Liyana terjebak di antara harapan dan kenyataan. Setiap hari, dia menunggu sesuatu yang mungkin nggak akan pernah datang-pesan dari seseorang yang diam-diam jadi dunianya. Tapi apa benar harapan itu bisa jadi alasan buat terus bertahan, atau cuma ilusi yang makin bikin hati capek? Di tengah kesepian dan kerinduan, Liyana belajar kalau nggak semua harapan itu punya akhir bahagia, tapi bisa jadi jawabannya justru ada di proses menunggu itu sendiri. "Harapan itu nyata, atau cuma bayangan yang bikin kita nggak mau berhenti berharap?" BUAT KALIAN YANG UDAH MAU BACA CERITA INI MAKASIH YAA, WALAUPUN ADA YANG BACA TAPI GA VOTE, TAPI IT'S OKAY DARI KALIAN YANG UDAH MAU BACA AJA AKU BERSYUKUR DAN SENENG BANGET. MURNI HASIL KARYA SENDIRI‼️ PLAGIAT HUSSSSS
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • If Only.. (Seandainya..) I LingOrm
  • Menanti
  • Jovanka dan Abang Kembar
  • Izinkan sekali saja
  • AKHIR DARI PERJUANGAN (Season 1KISAH CINTA YANG BELUM SELESAI)
  • DALAM DIAM ADA RASA
  • Semesta
  • Mahligai Sunyi
  • Kesetiaan Zayn [END]
  • Delayed happiness

DISCLAIMER Cerita ini sepenuhnya fiksi. Tidak ada hubungannya dengan kejadian, individu, atau entitas di dunia nyata, baik yang masih hidup maupun yang telah tiada. Kesamaan apa pun hanyalah kebetulan belaka dan tidak disengaja. Ling Ling Kwong & Orm Kornnaphat, tentu saja, adalah gadis-gadis yang luar biasa dan tidak seperti karakter yang di gambarkan dalam fanfiksi ini. Ingat, ini hanyalah fanfiksi! Selamat membaca! **Semua foto dikreditkan kepada pemiliknya masing-masing. Prolog Seandainya Orm tidak pernah menerima taruhan itu. Seandainya dia memilih pergi. Tapi dia tidak melakukannya. Dan sekarang, semuanya sudah terlambat. Apa yang awalnya hanya permainan berubah menjadi satu-satunya cinta yang benar-benar dia inginkan. Tapi bukannya mempertahankan, dia malah melepaskannya-tidak, dia mendorongnya pergi. Dia menyakiti Ling sebelum Ling bisa merasakan sakit karena dirinya. Bertahun-tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka lagi. Tapi Ling sudah berubah-dingin, jauh, tidak lagi seperti gadis yang dulu pernah mencintainya. Orm ingin memperbaiki segalanya. Dia ingin mengatakan yang sebenarnya. Tapi waktunya hampir habis. Dan beberapa hal tidak bisa diperbaiki.

More details
WpActionLinkContent Guidelines