Hadiah Terbaik

Hadiah Terbaik

  • WpView
    Reads 36,615
  • WpVote
    Votes 4,446
  • WpPart
    Parts 70
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 28, 2026
Di antara dinginnya angin Desember, Abisatya merayakan ulang tahunnya yang kelima dengan penuh sukacita. Namun, kebahagiaan itu belum usai-sehari setelah hari spesialnya, sebuah keajaiban kecil hadir dalam hidupnya. Hadiah terindah yang pernah ia dapatkan, bukan dalam bentuk kado atau mainan, tapi sosok adik kecil bernama Abyan Riki. Tubuh kecil itu rapuh, dan setiap napasnya membawa harapan sekaligus kekhawatiran yang tak terucap. Tapi bagi Abisatya, adik itu adalah cahaya yang menyinari hari-harinya, hadiah hidup yang tak ternilai harganya. Sejak saat itu, Abisatya tahu bahwa tugas terbesarnya bukan hanya menjadi kakak, tapi juga menjadi pelindung bagi hadiah hidup itu, dengan cinta yang tak pernah pudar. .. Enhypen HoonKi brothership story
All Rights Reserved
#3
enha
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DUNIA HAMPA
  • TAKE CARE! || SUNGWON [✓]
  • Precious Family || Enhypen
  • Avyan (End) ✓
  • Menggapai Asa
  • Luka 🔞 (HeeKi ft.Sunghoon & Jay)
  • Master ft Jay Park of Enhypen [COMPLETED]
  • Luka Si Bungsu [HIATUS]
  • Bayi transmigrasi | ✅
  • Outcast; How to Get a Happiness?  [END]

Hampa, kata itu menjadi hal yang ada di benaknya setiap kali ia pulang ke "rumah" miliknya. Tak ada niatan baginya, untuk sekedar membuat rumahnya lebih berwarna lagi. Dunianya terasa hampa, setiap kali ia ingin mengeluh. Ia kebingungan, mencari tempat untuk bersandar, dan bercerita tentang hari-harinya yang sulit. "Rumah" miliknya memang selalu berbeda, di sana sunyi. Di sana tidak terasa seperti ada kehidupan sedikit pun, hampa. Bahkan "rumah" yang dikatakan orang-orang sebagai tempat pulang itu, tak sama baginya. "Rumah" yang dianggap sebagai dunia kasih sayang bagi orang-orang, juga tak sama baginya. Semuanya bohong, semua tentang dirinya. Yang katanya menjadi kebanggaan bagi semua orang, tanpa ada kekurangan. Berjuta-juta lara tak pernah absen dari dirinya, seakan-akan seperti tidak ada detik tanpa kebohongan baginya. Sampai kapan, ia harus merasakan semua kesunyian ini? Kapan, kehampaan ini akan usai? Di mana, ia bisa mengekspresikan dirinya, selayaknya remaja pada umumnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines