We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
bayangan trauma

bayangan trauma

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 5, 2024
WpInfo
Non-Fiction
Dalam bayang-bayang masa lalu yang kelam, Alia hidup dikejar rasa bersalah dan trauma yang terus menghantuinya. Sebuah tragedi yang tak termaafkan merenggut kebahagiaan masa mudanya, meninggalkan luka yang tak kunjung sembuh. Ketika ia memutuskan untuk pindah ke sebuah kota kecil demi memulai hidup baru, Alia justru menemukan dirinya terjebak di antara mimpi buruk masa lalu dan kenyataan yang mengancam. Suara-suara misterius, kilatan ingatan yang tak pernah ia undang, serta sosok-sosok asing yang seolah mengetahui rahasianya mulai muncul. Satu per satu, potongan teka-teki masa lalu yang terkubur mulai terungkap. Akankah Alia mampu menghadapi bayangannya sendiri? Ataukah ia akan tenggelam lebih dalam dalam kegelapan traumanya? Bayangan Trauma adalah kisah yang mengaduk emosi, menelusuri batas tipis antara kebenaran dan delusi, serta kekuatan seorang individu untuk berdamai dengan dirinya sendiri.
All Rights Reserved
#19
umun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Puing luka
  • Bayang-Bayang di Balik Langit
  • HIDDEN I (The End)
  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • Malik : Bayangan yang memudar (ON GOING)
  • Interweave
  • Bayangan yang tidak pernah pergi
  • Nathalea
  • Jika esok Tak Pernah Ada

"Malam itu menjadi awal dari mimpi buruk yang tak pernah ia bayangkan." Aluna kehilangan segalanya dalam satu malam-rasa aman, harga diri, dan harapan. Ia hancur oleh luka yang tak terlihat mata, tapi mengoyak jiwanya habis-habisan. Kehamilan yang datang dari pemerkosaan membuatnya ingin menyerah. Namun dalam reruntuhan hidupnya, ada dua hal yang terus menahannya agar tetap berdiri: keluarga yang tak pernah berhenti mencintai, dan janin kecil dalam rahimnya yang menjadi alasan untuk bertahan. Sejak itu, Aluna membenci laki-laki. Ketakutannya begitu dalam, hingga setiap tatapan dan suara laki-laki bisa membuat tubuhnya gemetar. Tapi ia tidak bisa menolak kehadiran laki-laki itu-sosok yang bertanggung jawab, yang tak pernah pergi, yang terus mengirim bunga, hadiah, dan surat-surat haru berisi penyesalan serta doa. "Aku tahu aku tak bisa menghapus malam itu. Tapi setiap langkah yang kamu ambil hari ini, adalah langkah keberanian luar biasa. Kamu tidak sendirian." - A. Hari demi hari, tembok kebekuan di hati Aluna mulai retak. Bukan karena dia lupa, bukan karena dia memaafkan dengan mudah, tapi karena perlahan, ia mulai membuka diri terhadap kemungkinan: bahwa tidak semua luka harus berdarah selamanya. Akankah Aluna mampu menghadapi masa lalunya? Mampukah ia membiarkan seseorang masuk ke dalam hidupnya lagi-meski dari kejauhan? Sebuah kisah tentang luka, keberanian, dan cinta yang lahir dari kehancuran. Untukmu yang sedang berjuang: kamu tidak sendirian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines