Anhedonia

Anhedonia

  • WpView
    Reads 68
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 31, 2025
"Gue capek!" "Tapi bahkan gue nggak tau gimana caranya gue bisa mendefinisikan rasa capek itu" "Gue bener-bener capek Ga," "Gue ngga tau, sejauh mana gue bisa bertahan, sejauh mana gue bisa berjuang, untuk tidak mengakhiri hidup gue sendiri" - Kara Shaqueena ♣︎♣︎♣︎ Anhedonia, istilah yang menggambarkan ketidakmampuan untuk merasakan kesenangan atau kepuasan dari aktivitas yang sebelumnya dianggap menyenangkan. Kara Shaqueena, seorang gadis cerdas yang terperangkap dalam kesedihan dan trauma masa lalu, merasa hidupnya kosong dan tanpa arti. Berjuang dengan gangguan mental dan keinginan untuk mengakhiri hidupnya. Kara tak pernah benar-benar hidup, ia hanya bertahan. Di rumah, ia menjadi boneka pecah di tangan ayah yang kejam dan ibu yang membisu. Di sekolah, ia berubah menjadi budak tanpa suara bagi Raga dan lima temannya, geng populer yang menjadikan Kara sebagai pelampiasan kekuasaan dan kekosongan mereka. Setiap hari adalah siksaan yang berbeda, dan setiap malam adalah perjuangan untuk tetap bernapas. Namun di balik luka yang tak terlihat, Kara menyimpan bara kecil yang belum sepenuhnya padam. "Ini bukan tentang menjadi kuat. Ini tentang bagaimana tetap hidup ketika tak ada alasan lagi untuk bertahan."
All Rights Reserved
#119
psikiater
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Meneroka Jiwa 2
  • 7 Seconds
  • KISAH TANPA ENDING ✓
  • Coffe Shop
  • Transmigrasi Kiara & Lisa
  • Heartbeats: Di Antara Dua Dunia
  • Dunia Alana

Ketika lara akhirnya mempertemukan pada cinta yang dinanti. Kala akhirnya terkuak sang tabir misteri. Apakah hidup akan memberikan kebahagiaan yang hakiki atau hanya kembali menorehkan luka di hati? Kisah ini masih tentang Wangi, anak dari penderita skizofrenia yang mulai mencintai diri sendiri. Perempuan lugu dari kaki gunung Merbabu yang akhirnya menambatkan hati pada sosok lelaki yang dikagumi. Hidup yang semula hanya berisi caci pun perlahan mulai berwarna-warni. Namun, hidup tetaplah penuh misteri. Misteri yang meski mendewasakan diri, tetapi juga tak jemu menghadirkan kejutan yang mempermainkan emosi. Apakah salah satu jawaban dari misteri akan membuat lelaki yang dicintai tetap selalu di sisi atau justru terpaksa meninggalkannya sendiri? Akankah cinta membawa Wangi menemukan makna kehadirannya di dunia ini atau lagi-lagi hanya menunjukkan bahwa dirinya tak berarti? *** Dilarang keras mengambil sebagian dan/atau seluruh isi cerita tanpa izin penulis. Manusia yang bermartabat tak akan sudi melakukan plagiat. Cerita ini terinspirasi dari kisah nyata, tetapi untuk detail nama tokoh, profesi, institusi, tempat kejadian, atau peristiwa, semua adalah murni imajinasi penulis. Dengan demikian, apabila ada kesamaan, maka itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines