Mysterious Patient [Orine]

Mysterious Patient [Orine]

  • WpView
    Reads 4,365
  • WpVote
    Votes 577
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 7, 2025
Erine pramatya, dokter muda yang selalu di bayangi akan masa lalu yang membuatnya tidak percaya tentang cinta. Namun siapa sangka, Lion seorang pasien yang kehilangan ingatan membuat erine simpati. Rasa simpati ini yang kemudian menumbuhkan kembali benih benih cinta dalam benak erine. Di sisi lain, Lion juga mulai mencintai erine. Namun seiring ingatannya yang pelan pelan kembali, nyatanya erine hanyalah pengingat seseorang di masa lalu, perempuan yang telah ia anggap sebagai cinta sejati. Apakah mereka akan terus hidup dalam bayang-bayang masa lampau, atau berhenti untuk melihat ke depan bersama??
All Rights Reserved
#452
orine
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hujan Yang Tak Merindukan Pelangi [ORINE]
  • PERJUANGANKU [ORINE]
  • Set Me Free 'ORINE°
  • teman tapi punya rasa (END)✅
  • Love Therapy (Selesai)
  • Eh, bu Dokter (TAMAT)
  • Hanyalah Pengagum Rahasia Sang Mentari
  • Kalau Aku Telpon, 'Dia' Marah Gak?
  • Love or Die
  • TAKDIR SENDU - Dua Ruang Satu Mimpi

Penantian Liora terhadap sebuah kebahagiaan yang telah lama hilang dalam hidupnya membuahkan hasil. Kebahagiaan itu kembali hadir dalam hidupnya yang kosong, seolah dunia membawanya kembali ke tempat yang tepat. Namun, kebahagiaan itu tak bertahan lama. Kebahagiaan itu kembali menghilang setelah Liora mengetahui sebuah kebenaran yang selama ini ia cari. Kebenaran itu membukakan sebuah pintu yang tak pernah Liora bayangkan dalam pikirannya. Dalam perjalanan itu, ia harus memilih antara dua hal yang sangat ia cintai---dua hal yang kini saling bertentangan dan tak pernah ia duga sebelumnya. _________________________ "Hidup Aku terlalu banyak luka, Ci." "Aku akan obati semua luka kamu, Lio. Pelan-pelan, kita lewati semuanya bareng-bareng." _________________________ ©yssctmr_gf

More details
WpActionLinkContent Guidelines