Saoirse
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 9, 2024
WpInfo
Non-Fiction
Hari yang diimpikan seorang anak remaja berusia 14 tahun akhirnya datang, hari dimana calon orang tuanya menjemputnya untuk pulang ke rumah yang sebenarnya. Panti asuhan memanglah rumah bagi anak-anak yatim piatu namun tak sehari pun Eren menyangka bahwa di usianya yang sudah remaja akan ada seseorang yang mengadopsinya. Ketika pertama kali bertemu dengan kedua orang tuanya dia tak menyangka menemukan sepasang suami istri yang masih sangat muda, awalnya semua terasa normal saja hingga akhirnya dia menemukan sesuatu yang janggal dari pasangan tersebut, bukan hanya terlalu muda namun juga terlalu protektif terhadapnya dan membuatnya tidak nyaman. Ia yang biasa terkurung di panti asuhan bergedung di tengah kota akhirnya keluar bebas, mendapat orang tua dan kasih sayang, juga rumah yang terlalu mewah baginya. Apakah dia bisa membayar semua harga atas keinginannya selama ini? ataukah ia hanya akan menjadi anak bermasalah lainnya dan dikembalikan lagi ke panti asuhan?.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Yang Retak, Tak Selalu Hujan
  • ZONA BABYGIRL
  • Refleksi
  • Our Little Girl
  • Cita Cinta Arin
  • Dear Boss's Daughter
  • TERPAKSA MENIKAH DENGAN BADBOY ( ORINE )
  • Aksa
  • A MEMORY BETWEEN US | HARQEEL [ON GOING]
  • ESCAPE. | Jake - Yujin ✓

Kalara adalah kisah seorang perempuan yang tumbuh di tengah luka, rindu, kehilangan, dan kenyataan yang tak selalu bisa dipeluk dengan logika. Sejak kecil, Kalara terbiasa menekan perasaan dan menyembunyikan tangis. Ia hidup dalam bayang-bayang keluarga yang dingin, cinta yang tak utuh, dan suara-suara dalam dirinya sendiri yang terus bertanya: Apakah aku pantas untuk bahagia? Perjalanan Kalara bukan tentang menemukan seseorang yang menyelamatkannya, tapi tentang keberaniannya untuk menyelamatkan diri sendiri. Di setiap bab, ia jatuh, terluka, dan mencoba bangkit-bukan dengan cepat, tapi dengan jujur. Ia bertemu dengan sosok-sosok yang mengguncang jiwanya, menghadapi masa lalu yang menyakitkan, hingga pada akhirnya ia memilih untuk duduk bersama lukanya, mengenalinya, dan perlahan merawatnya. Dari ruang-ruang gelap dalam dirinya, Kalara mulai belajar bahwa pulang bukan selalu tentang tempat-tapi tentang berani tinggal di dalam tubuh sendiri. Ia memahami bahwa tidak semua luka harus sembuh, cukup ditemani. Bahwa kehilangan tidak selalu berarti hancur, dan kebahagiaan bukan tujuan, melainkan keputusan. Di akhir kisah, Kalara tidak menjadi versi sempurna dari dirinya-melainkan menjadi utuh, dengan segala pecahan yang ia terima dan rawat sendiri. Kalara adalah kisah pulang. Bukan ke rumah, bukan ke seseorang-tetapi ke dalam dada sendiri. Dan di sana, ia membangun rumah dengan tangannya sendiri. Rumah yang tenang, hangat, dan cukup. 💐

More details
WpActionLinkContent Guidelines