Luka Yang Ku Peluk Sendiri (TERBIT)

Luka Yang Ku Peluk Sendiri (TERBIT)

  • WpView
    Reads 242
  • WpVote
    Votes 155
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 26, 2025
Nazea Shevaya yang akrab di panggil dengan sebutan zea adalah seorang remaja perempuan yatim piatu. Sedari ia berada di dalam kandungan sang ibu, ayahnya meninggal karena kecelakaan dan ibunya meninggal saat melahirkan dia. Sehingga ia pun di asuh oleh paman dan bibinya yang memiliki 3 anak laki-laki. Bibinya yang sangat mengharapkan anak perempuan itu terlihat sangat senang dengan hadirnya Zea di dalam keluarga kecil nya dan membuat ketiga anak lelakinya itu tidak menyukai Zea. Saat duduk di bangku SMA Zea mendapat kabar bahwa paman dan bibinya itu meninggal dunia karena kecelakaan pada saat pulang liburan. Hati siapa yang tak hancur mendengar kabar seperti itu? tentu saja dunia Zea terasa hancur sekali saat mengetahui hal itu. dan bagaimana nasib Zea kedepannya? apakah ke tiga kaka lelakinya akan menyayangi dia? atau malah sebaliknya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sudut Luka Nazea
  • A For Z : Young Married
  • HARBORED Feelings
  • 𝐑𝐈𝐍𝐃𝐔 𝐀𝐘𝐀𝐇
  • Prince Yaspian; The secret of Yaspian life
  • DIA ADALAH NAJA
  • Arkanay : take me away!
  • Brokenhome [ END ]

"ketakutan terbesar seorang anak adalah perpisahan orang tuanya. Kehilangan mama dan papa sama halnya dengan kehilangan seluruh napas. Enggak ada mama sama papa rasanya sunyi dan hampa, rasanya berkali-kali lipat lebih sakit dari apapun. Dunia juga terasa sudah tidak berarti." ~Queenza Nazea Azalea ˚₊‧꒰ა☁️☁️☁️໒꒱ ‧₊˚ Di ajarkan melangkah, meski tertatih-tatih dan berujung jatuh. Di latih menapaki tangga meski berulang kali terhenti karna lelah. Bagi nazea, hal yang paling menyedihkan adalah ketika dihadapkan dengan kehancuran keluarga. Nazea benci perpisahan. Karena nazea tidak suka di tinggalkan. Nazea benci sendirian, karena nazea kesepian. Namun, apa yang sudah retak, akan tetap pecah. Pada akhirnya, meskipun nazea tidak suka, nazea harus menerima. Ada yang mengangkat tangan tinggi-tinggi seraya menjerit tak sanggup, ada yang menyembunyikan kepedihan sekuat mungkin sembari terus menerus mengulas senyum. Karena hanya diperuntukkan dua pilihan, bertahan atau menyerah? Atau lebih tepatnya, mampukah berdiri di atas ubin keikhlasan? "lagi, dunia kembali mempermainkan hidupku. Namun, sampai kapan?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines