Shadow Of The Deep

Shadow Of The Deep

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 8, 2024
Suasana di Desa Thalassa mulai berubah. Angin yang semula lembut tiba-tiba menguat, membawa angin dingin yang menusuk. Anora merasa ada yang tidak beres, seolah dunia di sekitarnya berubah. Dia menoleh kebelakang, melihat Mira dan Elara masih sibuk berduel, tak menyadari apa yang terjadi. Apakah ini sekedar kebetulan... atau sebuah tanda dari bencana yang akan datang?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aksara Luka di Atas Janji
  • Bangkitnya Sang Penjaga Untuk Memulihkan Alam Yang Hilang [END]
  • Evanescent
  • School Magic (hanya gue yang boleh bully dia)
  • Different Destiny  [END]
  • Alenara; Living in a Fairy Tale
  • To Kill a Queen
  • Stolen [2] - Can Promise You Nothing
  • The Real My Family {TAMAT}
  • Mesin Waktu Untuk Nara [HIATUS]

Mengisahkan tentang Alina, seorang mahasiswa baru yang pemalu dan merasa terasing di Universitas Bintang Antariksa. Hari-hari ospeknya berubah menjadi neraka akibat perlakuan Orion, senior karismatik namun kejam, dan kelompoknya. Setiap tatapan dan ejekan Orion bagai luka yang terukir dalam benak Alina, membuatnya semakin menarik diri. Di tengah intimidasi yang terus menerpanya, satu-satunya cahaya bagi Alina adalah Lyra, sahabatnya yang ceria dan selalu ada di sisi. Namun, takdir memiliki rencana yang tak terduga. Seiring berjalannya waktu, di balik sikap dingin dan perundungannya, Orion mulai menunjukkan sisi lain dirinya kepada Alina. Ada tatapan yang tak lagi mengejek, sapaan yang tak lagi sinis, bahkan bantuan kecil yang terasa tulus. Perlahan, tanpa disadari, benih-benih perasaan aneh mulai tumbuh di hati Alina. Ia mulai melihat Orion bukan hanya sebagai sosok yang menakutkan, namun juga sebagai seseorang yang menyimpan kerapuhan. Perubahan sikap Orion membuat Alina memberanikan diri untuk membuka hatinya. Ia mulai percaya bahwa mungkin ada alasan di balik perlakuan Orion, dan mungkin, di balik topeng intimidasi itu, ada hati yang bisa ia raih. Namun, kebahagiaan Alina kembali terhempas ketika ia menyadari bahwa perhatian Orion yang tampak tertuju padanya ternyata memiliki arah yang lain. Bukan dirinya yang mampu meluluhkan hati Orion, melainkan Lyra, sahabatnya sendiri. Alina menyaksikan dengan hati hancur bagaimana Orion diam-diam menaruh perhatian pada Lyra. Senyum tulus yang dulu sempat ia kira untuknya, ternyata dipersembahkan untuk sahabatnya. Kata-kata lembut yang sempat membuatnya berharap, ternyata ditujukan pada orang lain. Alina terperangkap dalam labirin pengkhianatan dan patah hati. Dibuli oleh orang yang ia cintai, dan dikhianati oleh cinta yang bahkan belum sempat ia genggam sepenuhnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines