GILANG & SELINA

GILANG & SELINA

  • WpView
    Membaca 109
  • WpVote
    Vote 22
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Des 12, 2024
"Lang aku ga cocok buat jadi pasangan kamu, hidup kita beda jauh, aku gamau nyusahin kamu dengan badai yang ada di hidupku." Matanya berkaca-kaca menatap pria di hadapannya. "Aku ga peduli itu, aku cuma mau kamu sama aku, aku bakal temenin kamu buat dapatin pelangi kamu, apapun itu akan aku usahakan buat kamu sayang. Kita usaha sama-sama ya, percaya sama aku okay?." Pria itu meraih tangannya dan merengkuhnya kedalam pelukan hangat.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • ArKa (End)
  • CAHYA UNTUK MENTARI
  • Gak Di Sangkah Ternyata' Aku Di Jodohkan Dengan Dirinya
  • Terlalu rumit
  • Complicated Love ( Complete )
  • Menyimpan Rasa (END)
  • I Want To Stay Close To You B!
  • ALA
  • Home (Completed) (Repost)
  • Aku, Kamu dan Hujan

Typo bertebaran! Belum di revisi!!! "Tadi pas gue pegang lo, lo bilang bukan mahrom tuh maksudnya apa?" Mendapat pertanyaan tersebut membuat Chika menoleh dan melihat mata Arya sekilas. Entah mengapa ia tidak kuat jika harus menatap pria itu. "Itu... Maksudnya laki-laki dan perempuan yang bukan mahrom, tidak boleh berpegangan atau bersentuhan. Kecuali udah menikah" jelasnya. "Orang tua?" tanya Arya lagi. "Boleh, saudara kandung juga boleh, saudara laki-laki atau perempuan dari orang tua juga boleh, keponakan laki-laki atau perempuan juga boleh, kakek nenek kandung juga boleh, dan pelayan tua. Itu sih kayaknya yang boleh," Jelasnya memperhatikan bibir pink dan tebal milik Arya. "Gue sama lo?" tanya Arya lagi. "Nggak boleh, kecuali kita udah nikah," jawabnya spontan. Membuat ia membelalakkan matanya karena kaget dengan ucapannya. Arya yang melihat tingkah Chika pun malah terkekeh. "Lo mau nikah sama gue?" goda Arya. "Idih! Ogah banget!" ujarnya dengan suara yang meninggi. Lagi-lagi ia tidak bisa menahan dirinya. "Santai aja kali," jawab Arya santai.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan