Ku Ingin Pisah

Ku Ingin Pisah

  • WpView
    Reads 5,574
  • WpVote
    Votes 858
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 4, 2025
Nayyara Fabila terjebak dalam hubungan yang membuatnya merasa terkekang dan kehilangan jati diri. Dia ingin keluar dari hubungan ini, namun sebuah kecelakaan membuatnya kehilangan sebagian besar ingatannya. Dalam proses pemulihan, seseorang yang penuh perhatian dan dedikasi hadir di hidupnya, menawarkan kenyamanan dan kebahagiaan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Saat masa lalu kembali menghantuinya, Fabila harus memilih antara membuka lembaran baru atau kembali pada hubungan yang pernah ia tinggalkan. Bisakah dia menemukan jalan yang benar untuk dirinya sendiri?
All Rights Reserved
#20
nyomanpaul
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fragmen
  • Takdir di Antara Kita (Tamat)
  • NALA KEENARA [Hiatus]
  • Refleksi
  • Aku Ingin Bercerita (TAMAT)
  • Coffe Shop
  • HATRED (TERBIT)
  • MY AMYGDALA : Elnaura Indriana Syailendra
  • Transmigration : Aluna Side Story
  • KING & QUEEN OF SCANDAL
Fragmen

Fragmen potongan kecil dari sesuatu yang pernah utuh, serpihan kenangan yang berserakan, menyisakan jejak samar dalam ingatan. Bagi Rayyan, hidupnya adalah kumpulan fragmen yang tercerai-berai. Masa lalu yang pahit, cinta yang kandas, dan harapan yang nyaris pupus. Dulu, ada Nadia. Ada tawa yang mengisi sunyi, ada percakapan yang menyalakan semesta kecil di antara mereka. Tapi kini, Nadia hanya menjadi bayangan dalam kepalanya. Wajah yang perlahan pudar di balik debu waktu, suara yang semakin samar di tengah riuh dunia. Perpisahan itu bukan sekadar kehilangan seseorang, tapi juga kehilangan arah. Di titik nol, Rayyan memilih bertahan. Ia merangkai ulang kepingan hidupnya, Hingga akhirnya, sebuah kesempatan besar datang, menggiringnya pada sebuah pilihan. Tetap terjebak dalam fragmen yang menyakitkan atau melangkah menuju sesuatu yang lebih utuh. Tapi bisakah seseorang benar-benar lepas dari fragmen masa lalu? Ataukah kenangan yang berserakan itu akan selalu menjadi bagian dari dirinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines