Sweetie Pie Corner

Sweetie Pie Corner

  • WpView
    Reads 139
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 15, 2025
Bagi Nala Arutala, hidupnya sudah cukup manis dengan keberadaan Pinkie Pie Bakery, usaha kecil-kecilan yang ia jalankan dengan penuh cinta. Ia tidak butuh kejutan, tidak butuh drama, dan jelas tidak butuh seseorang yang suka bikin hidupnya lebih ribet. Tidak ada yang lebih membahagiakan selain aroma pie yang baru keluar dari oven dan senyum pelanggan yang puas. Tapi segalanya berubah absurd ketika mempertemukannya dengan Elio Leonardo. Cowok dengan tingkah konyol yang tiba-tiba muncul dihidupnya. "Jangan makan di sini kalau cuma mau nyebelin," kata Nala tanpa mengangkat kepala. Elio terkekeh, dengan santainya menggigit pie stroberi ditangannya. "Gimana kalau gue cuma pengen lihat muka bete lo?" Nala menatapnya tajam. "Gimana kalau gue larang lo datang ke sini lagi?" Elio menyeringai, seolah itu adalah tantangan yang menarik. "Nggak bisa. Gue pelanggan setia." Dan di situlah masalahnya. Lama-lama, kue-kue Nala mulai terasa lebih dari sekadar makanan. Setiap gigitan punya cerita, dan setiap pertemuan semakin mengaburkan batas antara iseng dan ketertarikan. Di tengah tugas sekolah, deadline ujian, konflik yang berhamburan dan masa depan yang semakin dekat, satu pertanyaan muncul: Apakah hati yang mulai terbiasa bisa tetap hangat meski waktu terus berjalan? Hi, My Sweetest Pie! •• cover mentahan from @lystudiodesaign
All Rights Reserved
#45
fams
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kaila's Choice: Stay Or Move On?
  • 36 days with you {saida} [End]
  • HTS (Hubungan Tentang Status)
  • Secret Love (Tamat)
  • Kopi & Deadline (On Going)
  • Treacherous
  • Hallo Aera
  • Just be Mine [Sudah Terbit]
  • He Wrote My Name Wrong
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓

Kamila Almeira Athaya. Gadis ceria dan menyukai hal-hal yang sederhana, seperti permen milkita dan strawberry. Karena sifatnya itu, banyak yang diam-diam menyukainya. Beberapa berani mendekat, mencoba mengukir kisah dan ada juga yang hanya bisa mengagumi dari kejauhan. Tapi meskipun banyak orang yang ingin mengisi hatinya, hati Kaila tetap tak tergoyahkan. Karena tanpa ada yang tahu, di balik tawa dan sikapnya yang ceria, ia menyimpan satu nama di hatinya, seseorang yang belum bisa ia lupakan. Seseorang yang diam-diam masih ia tunggu. Dan di antara mereka yang berusaha mendekatinya, ada satu orang yang terus bertahan, yang selalu ada di sisinya. Rama. Sosok yang mungkin, tanpa Kaila sadari sudah mulai mengisi celah kosong di hatinya. Namun, apakah Kaila akan tetap menunggu seseorang dari masa lalunya? Ataukah akhirnya ia akan menyadari bahwa cinta yang ia cari selama ini, justru ada di hadapannya? • • "Aku masih menunggumu. Meski waktu terus berjalan, meski semua orang menyuruhku melupakan. Tapi bagaimana bisa aku pergi, jika hatiku masih tertinggal padamu?" - Kamila Almeira Athaya "Gue suka dia, semua orang mungkin juga tahu. Tapi yang nggak sama orang tahu, gue selalu kalah sama orang yang disimpan dihatinya. Gue cuma bisa ada di dekatnya, berharap suatu hari dia bakal ngelihat gue... lebih dari sekadar teman." - Rama Bramantya Sakha

More details
WpActionLinkContent Guidelines