Kepingan Cerita Kita (TERBIT)

Kepingan Cerita Kita (TERBIT)

  • WpView
    Reads 331
  • WpVote
    Votes 322
  • WpPart
    Parts 63
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 26, 2025
"Kepingan Cerita Kita" adalah sebuah buku yang mengangkat berbagai masalah yang dihadapi oleh generasi muda zaman sekarang, disajikan dalam bentuk kumpulan quotes yang menggugah serta cerpen-cerpen yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Buku ini mengajak pembaca untuk merenung dan berpikir tentang tantangan yang sering dihadapi anak muda, mulai dari tekanan sosial, perasaan tidak cukup baik, masalah kesehatan mental, hingga pencarian jati diri. Di setiap bab, pembaca akan menemukan kutipan-kutipan yang menyentuh tentang berbagai isu, yang kemudian dikembangkan dalam cerpen-cerpen singkat yang menggambarkan perjuangan individu menghadapi masalah tersebut. Cerpen-cerpen ini tidak hanya menyajikan cerita fiksi, tetapi juga memberikan pembelajaran dan inspirasi bagi pembaca untuk tetap berjuang meski kehidupan terasa berat. Dengan cara yang ringan namun penuh makna, "Kepingan Cerita Kita" mengajak pembaca untuk menyadari bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi masalah, dan selalu ada harapan serta solusi dalam setiap kepingan cerita kehidupan.
All Rights Reserved
#3
prosesdewasa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Permainan Takdir [TAMAT]
  • Antalogi cerpen
  • What's Wrong with Us? 21+ [END]
  • Sebuah Jurnal Rasa
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • Antologi Cerpen: Karya-Karya Yuwana
  • Kumpulan Cerpen Kisah Cinta Remaja
  • AKALA ; My heart beats for Miss

Dunia kita berbalikan. Setiap bagian derita selalu aku yang mendapatkan. Skenario Tuhan memang sangat menyakitkan. Setiap luka menyimpan kenangan. Baik dan buruk nya selalu tertanam dalam ingatan. Ada nya duka pasti ada suka. Ada nya derita pasti ada bahagia. Dunia masih berputar pada poros nya. Dengan aku yang masih mengharapkan setitik cahaya terang. "TUHAN, DIMANAKAH LETAK KEADILANMU?!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines