Hello, Baby

Hello, Baby

  • WpView
    Reads 364
  • WpVote
    Votes 253
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 27, 2025
"Gue lahirin anak lo, lo bawa dia pergi sama lo. Sementara gue pulang ke Papa dan pergi jauh dari sini. Kita lupain semua yang terjadi disini. Lo lanjutin hidup lo dan gue lanjutin hidup gue. Itu rencananya," jelas Alana Tapi... "Lo kenapa, Na?" "Nggak bisa tidur," jawab Alana jujur. "Kenapa? Perut lo sakit? Nggak nyaman?" Alana menggeleng pelan. Rayyan menaikkan alis. "Terus?" "Gue susah tidur kalau nggak ada yang dipeluk." Suara Alana sangat lirih, seakan itu rahasia paling besar yang Alana miliki seumur hidupnya. Rayyan menghela napas panjang. "Gue nggak pernah punya guling, lagi. Bentuknya suka ngagetin kalau gue kebangun tengah malem." Rayyan memiringkan badannya, satu tangan menyangga kepala, satu tangan lagi direntangkan condong ke arah Alana. "Sini." Alana membuka mulutnya sedikit. "Nggak ada solusi lain?" "Sini. Kayak nggak pernah meluk aja sebelumnya," balas Rayyan setengah bercanda. Alana menoleh, memelototi Rayyan. "Itu bukan di ranjang. Lagian lo yang meluk gue duluan disaat gue lagi nggak bisa mikir jernih," balas Alana, sedikit nyolot. Rayyan terkekeh pelan. "Iya, iya, itu gue." "Nggak pernah di ranjang katanya. Kalau gitu, gimana bisa lo hamil," gumam Rayyan lirih, tidak terdengar oleh Alana. Alana menoleh, mengerutkan kening. "Ngomong apa?" Rayyan menggeleng cepat. "Enggak. Gue nggak ngomong apa-apa." "Gue nggak akan ngapa-ngapain. Kalau lo nggak percaya, lo boleh iket tangan gue, gue bakalan diem anteng kayak guling," bujuk Rayyan lagi. Alana mencibir. "Badan gede keras gitu. Guling mana ada yang berotot?" Rayyan hanya tersenyum tipis mendengar cibiran yang terdengar seperti pujian itu. "Mau nggak?"
All Rights Reserved
#77
onenightstand
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Prahara Lamaran [END]
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Kembang Desa
  • Salah Status
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines