Hello, Baby

Hello, Baby

  • WpView
    Membaca 551
  • WpVote
    Vote 253
  • WpPart
    Bab 11
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Des 27, 2025
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Gue lahirin anak lo, lo bawa dia pergi sama lo. Sementara gue pulang ke Papa dan pergi jauh dari sini. Kita lupain semua yang terjadi disini. Lo lanjutin hidup lo dan gue lanjutin hidup gue. Itu rencananya," jelas Alana Tapi... "Lo kenapa, Na?" "Nggak bisa tidur," jawab Alana jujur. "Kenapa? Perut lo sakit? Nggak nyaman?" Alana menggeleng pelan. Rayyan menaikkan alis. "Terus?" "Gue susah tidur kalau nggak ada yang dipeluk." Suara Alana sangat lirih, seakan itu rahasia paling besar yang Alana miliki seumur hidupnya. Rayyan menghela napas panjang. "Gue nggak pernah punya guling, lagi. Bentuknya suka ngagetin kalau gue kebangun tengah malem." Rayyan memiringkan badannya, satu tangan menyangga kepala, satu tangan lagi direntangkan condong ke arah Alana. "Sini." Alana membuka mulutnya sedikit. "Nggak ada solusi lain?" "Sini. Kayak nggak pernah meluk aja sebelumnya," balas Rayyan setengah bercanda. Alana menoleh, memelototi Rayyan. "Itu bukan di ranjang. Lagian lo yang meluk gue duluan disaat gue lagi nggak bisa mikir jernih," balas Alana, sedikit nyolot. Rayyan terkekeh pelan. "Iya, iya, itu gue." "Nggak pernah di ranjang katanya. Kalau gitu, gimana bisa lo hamil," gumam Rayyan lirih, tidak terdengar oleh Alana. Alana menoleh, mengerutkan kening. "Ngomong apa?" Rayyan menggeleng cepat. "Enggak. Gue nggak ngomong apa-apa." "Gue nggak akan ngapa-ngapain. Kalau lo nggak percaya, lo boleh iket tangan gue, gue bakalan diem anteng kayak guling," bujuk Rayyan lagi. Alana mencibir. "Badan gede keras gitu. Guling mana ada yang berotot?" Rayyan hanya tersenyum tipis mendengar cibiran yang terdengar seperti pujian itu. "Mau nggak?"
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#246
onenightstand
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Salah Status [END]
  • Prahara Lamaran [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nakula
  • Nala dan Mas Juragan
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Kembang Desa
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]

KALAU KARYA INI MUNCUL DI TEMPAT LAIN DENGAN NAMA BERBEDA, ITU BUKAN KEBETULAN, TAPI PLAGIAT. SEGERA LAPORKAN KE AUTHOR! "Mas, bisa ga mobilnya jangan parkir depan fakultas saya? Malu dilihatin orang!" "Lho, kenapa? Mas kan cuma mau jemput calon istri... eh, calon wisudawan." "Mas Bhima!!" "Iya, Sayang? Eh, keceplosan. Latihan dulu biar terbiasa, Dek." "Dinda nanyain lho, kapan kamu main ke rumah lagi." "Ogah. Males ketemu mantan. Canggung." "Kan ke sananya bukan sebagai mantan Dinda, Dek." "Terus sebagai apa?!" "Sebagai kakak iparnya Dinda. Sekalian Mas mau ngenalin kamu ke Mama Papa sebagai the next mantu. Pakai baju yang rapi ya." "Udah gila lama lama nih orang." Nala cuma mau lulus kuliah dengan tenang. Tapi sejak datang ke nikahan mantan SMA-nya, hidupnya malah diteror oleh Bhima, kakak kandung sang mantan, yang punya misi gila: Mengubah status 'Mantan Adik Ipar' jadi 'Pasangan Hidup'. Skripsi aja belum kelar, kok udah disuruh revisi status hubungan?! [Rank #2 - di #bxb 07/02/26] [Rank #10 - di #bllokal 10/02/26] [Rank #22 - di #boyxboy 12/02/26] [Rank #1 - di #manxman 19/02/26] Publish pertama kali pada Februari 2026.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan