Hello, Baby

Hello, Baby

  • WpView
    Reads 409
  • WpVote
    Votes 253
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 27, 2025
"Gue lahirin anak lo, lo bawa dia pergi sama lo. Sementara gue pulang ke Papa dan pergi jauh dari sini. Kita lupain semua yang terjadi disini. Lo lanjutin hidup lo dan gue lanjutin hidup gue. Itu rencananya," jelas Alana Tapi... "Lo kenapa, Na?" "Nggak bisa tidur," jawab Alana jujur. "Kenapa? Perut lo sakit? Nggak nyaman?" Alana menggeleng pelan. Rayyan menaikkan alis. "Terus?" "Gue susah tidur kalau nggak ada yang dipeluk." Suara Alana sangat lirih, seakan itu rahasia paling besar yang Alana miliki seumur hidupnya. Rayyan menghela napas panjang. "Gue nggak pernah punya guling, lagi. Bentuknya suka ngagetin kalau gue kebangun tengah malem." Rayyan memiringkan badannya, satu tangan menyangga kepala, satu tangan lagi direntangkan condong ke arah Alana. "Sini." Alana membuka mulutnya sedikit. "Nggak ada solusi lain?" "Sini. Kayak nggak pernah meluk aja sebelumnya," balas Rayyan setengah bercanda. Alana menoleh, memelototi Rayyan. "Itu bukan di ranjang. Lagian lo yang meluk gue duluan disaat gue lagi nggak bisa mikir jernih," balas Alana, sedikit nyolot. Rayyan terkekeh pelan. "Iya, iya, itu gue." "Nggak pernah di ranjang katanya. Kalau gitu, gimana bisa lo hamil," gumam Rayyan lirih, tidak terdengar oleh Alana. Alana menoleh, mengerutkan kening. "Ngomong apa?" Rayyan menggeleng cepat. "Enggak. Gue nggak ngomong apa-apa." "Gue nggak akan ngapa-ngapain. Kalau lo nggak percaya, lo boleh iket tangan gue, gue bakalan diem anteng kayak guling," bujuk Rayyan lagi. Alana mencibir. "Badan gede keras gitu. Guling mana ada yang berotot?" Rayyan hanya tersenyum tipis mendengar cibiran yang terdengar seperti pujian itu. "Mau nggak?"
All Rights Reserved
#230
onenightstand
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembang Desa (Hiatus)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nakula
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status

Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. ~~~ Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu! Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines