"The Wounds That Remain"

"The Wounds That Remain"

  • WpView
    Reads 1,346
  • WpVote
    Votes 121
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 22, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Rehan, Farel, dan Zaky dulunya sahabat sejati yang selalu bersama, saling mendukung seperti keluarga. Rehan yang tegas, Farel yang dingin, dan Zaky yang ceria, menjadi trio yang sempurna. Namun, tragedi datang saat Zaky meninggal dalam sebuah insiden tak terduga. Kematian Zaky memicu rasa bersalah dan kebencian, mengubah mereka menjadi musuh. Rehan merasa bertanggung jawab, sementara Farel menyalahkan Rehan. Dari persahabatan yang erat, kini mereka terperangkap dalam luka yang tak bisa disembuhkan. Akankah mereka menemukan jalan untuk berdamai, ataukah semuanya telah berakhir?
All Rights Reserved
#183
zayyan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ℤ𝔸𝕐ℕ
  • TAKDIR AKU,RAGU!
  • The Morning Sky After Pain
  • Harapan (Tamat)√
  • Cahaya Redup [END]✓
  • AURIGA
  • Stepbrother✔️ [Tamat]
  • verlies
  • A (Not) Perfect Life  [HIATUS]
  • My Beloved Revenge [END]

Zayn, Seorang remaja, yang harus merasakan getirnya hidup seorang diri di sebuah rumah besar yang terasa kosong. Kedua orang tuanya harus pergi jauh untuk urusan pekerjaan yang tak bisa ditunda. Rumah itu besar, namun terasa sunyi. Kebebasan yang seharusnya menyenangkan, kini terasa hambar. Di tengah kesendiriannya, takdir mempertemukannya kembali dengan sahabat lamanya, Elinno. Sosok yang sudah ia anggap sebagai kakak kandungnya sendiri. Pertemuan itu membawa warna baru dalam hidup Zayn. Namun, tanpa ia sadari, kebebasan yang dulu ia nikmati perlahan mulai terkikis. Elinno, dengan segala perhatian dan kasih sayangnya, tanpa sengaja merenggut ruang geraknya. Suatu hari, masalah rumit datang tanpa permisi. Seorang asing tiba-tiba muncul, membawa serta teka-teki yang harus dipecahkan. Zayn, dengan segala kepolosannya, menarik orang asing itu ke dalam kehidupannya, mengangkatnya menjadi adik dan tangan kanannya. Bersama, mereka menghadapi kasus besar yang kompleks. Di tengah kekacauan itu, suara-suara berani muncul, membawa secercah harapan "Kami datang, untuk mengajakmu pergi dari kesunyian dunia-" -Yeol Zicoshie "Kami siap mengorbankan apapun agar kalian kembali bersama kami-" -Elinno Ryzach Namun, di sisi lain, suara-suara gelap juga terdengar, menghantui dan mengancam: "Kalian pembunuh-" -Zayn "Mereka, Psikopat!" -Gamaliel

More details
WpActionLinkContent Guidelines