FADING IN THE SILENCE

FADING IN THE SILENCE

  • WpView
    Reads 768
  • WpVote
    Votes 239
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 19, 2026
"Bagaimana rasanya hidup tanpa rasa sakit... tetapi justru perlahan menuju kematian?" Aku Evelyn, gadis tanpa rasa sakit. Seberapa hancur tubuhku, aku tak pernah tahu bagaimana rasanya nyeri. Tulangku bisa retak, kulitku bisa lebam, tapi semua itu tak berarti apa-apa. Namun, hati... itu berbeda. Luka di tubuhku tak terasa, tapi luka di dalam sini-di tempat yang tak terlihat-terus menganga tanpa henti. Aku mungkin kebal terhadap rasa sakit fisik, tapi tidak dengan kesepian, penyesalan, dan rasa tak diinginkan. Karena ternyata, ada hal yang tidak lebih menyakitkan daripada tubuh yang remuk-hati yang perlahan hancur tanpa pernah bisa sembuh. "Aku sudah mati, tapi tubuhku tidak di kuburkan karena masih bernyawa." ---- Disclaimer : Cerita ini adalah fiksi belaka. Jika terdapat kesamaan nama, tempat, atau kejadian, itu hanyalah kebetulan semata. Tidak ada maksud untuk menyinggung pihak mana pun. Cover by: canva
(CC) Attrib. NonComm. NoDerivs
#360
hurt
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rain-Carnation
  • Epiphany - Lee Jeno [SELESAI-REVISI]
  • Breathe
  • Bodyguard Utusan Papa [Vol. 1] : END
  • Padam Nelangsa
  • Sweet Shadow's Senaku!
  • Take A Break
  • Kita Sembuh Bareng?
  • 𝐀𝐁𝐎𝐔𝐓 𝐊𝐄𝐘𝐋𝐀 [𝐄𝐍𝐃]

Untuk nafas yang masih berhembus dan untuk jantung yang masih berdetak didalam tubuhku, kata terima kasih juga masih tidak cukup untuknya. Sejak awal aku sudah tahu tidak akan bisa berhasil melalui semua ini tapi eonni merubah semua keputus-asaan menjadi sebuah harapan, harapan untuk terlahir kembali. Tapi hidup haruslah seimbang, tidak ada kata memberi tanpa ada kata menerima, tidak ada kesenangan tanpa ada kesedihan dan juga tidak ada hidup tanpa kematian. Semuanya ada harga yang harus dibayar untuk setiap tindakan dan keputusan. Lalu, harga apa yang harus aku bayar dengan terlahir kembali serta memiliki kehidupan yang baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines