Berry
  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 8, 2024
Namaku Aranda Syifa umurku sekarang 18 tahun, aku anak satu-satunya dari sepasang suami istri yang sibuk bekerja. Oleh karena itu, sewaktu kecil aku dititipkan kepada nenek dan kakek dari pihak ibu di desa yang udaranya masih sangat asri dan penuh dengan kejadian ajaib yang tidak akan masuk di nalar manusia. Dan aku akan menceritakannya kepada kalian pengalaman yang aku alami di kampung halaman ibuku. Halooo semuanya, aku memutuskan untuk mempublish cerita ini karena yahhh sayang aja tersimpan di draft. Yah walaupun aku rasa ngga ada yang baca (terkecuali diriku sendiri 😭🤣), pede aja dulu yah kan di publish (⁠^⁠∇⁠^⁠)⁠ノ⁠♪ Dan ini cerita pertama akuuu, jadi kalo ada kesalahan mohon dimaklumi yah. Cerita ini murni pemikiran aku sendiri. cover: Canva
All Rights Reserved
#482
desa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NEARON VILLAGE PORTAL
  • Little Pierce [COMPLETED]
  • SISA
  • Pathetic Destiny  [Completed]
  • Mencari Cinta Sejati (END)
  • DEFEND US
  • KELUARGA FATAMORGANA (SLOW UPDATE)
  • The Veil of the Elf Prince [ON GOING]
  • Be Vanezero's Wife [Re-upload]
  • Aku Cuma Nyasar, Kenapa Jadi Penyelamat?

Bayangkan, kehidupanmu yang saat ini sangat melelahkan. Ketika ingin mengakhirinya, kamu malah masuk kedalam buku cerita aneh. Itu yang dialami oleh Nimas Raden Ayu. Mahasiswi psikologi yang mengalami banyak hal aneh setelah dia bertemu seorang kakek tua yang memberinya buku berjudul 'NEARON' "Semua halamannya kosong!" Tak disangka, ada cahaya aneh yang menariknya masuk kedalam buku itu. Nimas awalnya merasa seperti dalam mimpi, namun akhirnya ia tersadar bahwa diirinya telah masuk kedalam buku NEARON. Seseorang datang dan bertanya pada Nimas. "Siapa kau?" 'Sialan, apa gue akan mati disini?' . . . .

More details
WpActionLinkContent Guidelines