ZAYDARA
  • WpView
    Reads 310
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 23, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Kisah seorang gadis kecil yang melewati jalan hidupnya dengan penuh senyuman dan keceriaan, tapi semua itu hanya di depan semua orang. Anak yang seharusnya mendapat cinta dan kasih sayang dari seorang wanita hebat tapi tidak dengan dirinya. Tapi percayalah dia selalu pintar dalam hal perasaan dan emosi, dia melewati semua dengan kesabaran dan keikhlasan hati. 'Semua akan baik-baik saja' hati nya selalu berkata demikian, gadis yang selalu menguatkan diri sendiri. Gadis dengan segudang prestasi akademik maupun non-akademik, gadis yang di mata orang lain sempurna dan bahagia, namun mereka salah. "Seneng ya jadi kamu, udah cantik pinter anak orang kaya lagi." "Yap, udah gitu kaya ceria terus lagi" "Pasti gak pernah tertekan" "Anak kesayangan pasti tuh" Dan masih banyak lagi ucap orang-orang yang hanya menilainya dari luarnya saja tanpa tahu apa yang terjadi di belakangnya. "hidup akan terus berjalan tanpa harus bertanya kita siap atau tidak" ~Zaydara Laynea. 💫💫💫 Start: senin 09-12-2024 / 1:04 AM finish: makasih buat yang sudah mampir buat baca cerita aku....
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • Tsundere Maniak Susu
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines