Story cover for MENEK | RENJUN HAREM by dienibier
MENEK | RENJUN HAREM
  • WpView
    Reads 184
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 184
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Dec 09, 2024
plak!

"ARGHHH! pala gue sakit, babi! bisa-bisa geger otak aku,"

"biarin. biar makin goblok."
 
"bacot lu tiang! mentang-mentang tinggi, gue pukul juga tuh pala lo!"

"ooh attong si menek i. nah lotak ma neh,"
(ooh si pendek ini. nih pukul nih kepala gue)

si dominan bertubuh tinggi itu melangkah tepat di depan si submissive mungil. tak tunggu lama, segera si submissive angkat tangannya tinggi-tinggi bersiap memukul kepala si dominan. namun, tangannya tak sampai. bahkan meski ia melompat-lompat pun hasilnya sama-tak sampai.

"pfft. ahaha, tetap aja tuh gak nyampe. MENEK!"

"oh,lo ngeremehin gue? liat aja-"

plak!

bukan. itu bukan suara pukulan dari si mungil untuk si tiang. melainkan suara pukulan dari si tiang lainnya untuk si mungil.

"ARGHHH! ULU KI! BOASA GABE DOHOT-DOHOT HO MANGALOTAK ULU KU? BERENG MA, IKKON HU PALPALI HAMU!"
(ARGHHH! kepala gue! lo kenapa jadi ikut-ikutan mukul kepala gue? liat aja, gue hajar kalian!)

dan aksi kejar-kejaran pun terjadi. lagi.
All Rights Reserved
Sign up to add MENEK | RENJUN HAREM to your library and receive updates
or
#17sungren
Content Guidelines
You may also like
𝘚𝘵𝘦𝘱𝘣𝘳𝘰𝘵𝘩𝘦𝘳 || 𝘔𝘢𝘳𝘬𝘩𝘺𝘶𝘤𝘬 ✔ by Aelvyrnn
21 parts Complete Mature
Haechan yang malang... . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . "Mau ke mana kamu?" Haechan menundukkan kepala, jemarinya saling bertaut, menggenggam ujung bajunya dengan gelisah. "e-echan ingin ke-ke sekolah, h-hyung..." jawabnya terbata-bata. Mark melangkah masuk, menutup pintu di belakangnya dengan pelan. "Siapa yang akan mengantarmu?" tanyanya lagi, suaranya terdengar lebih berat. "e-echan a-akan j-jalan kaki, hyung..." Mark tidak langsung menjawab. Ia berjalan mendekat, mengangkat dagu Haechan dengan jari telunjuknya, memaksanya menatap matanya. "Siapa yang mengizinkanmu keluar?" Air mata kembali bergulir di pipi Haechan. Dengan suara bergetar, ia berkata, "Hikss... e-echan m-minta i-izin Mark hyung... echan m-mau k-ke s-sekolah.. b-bisa..?" "Bisa..." jawabnya akhirnya, suaranya terdengar santai. "Tapi kamu tahu kan, apa yang harus kamu lakukan kalau ingin mendapatkan sesuatu dariku?" Tubuh Haechan langsung menegang. Ia menggigit bibirnya, matanya semakin berkaca-kaca. "Hikss... T-tapi n-nanti... Hikss... echan g-gak bisa j-jalan... Hikss..." katanya dengan nada sedih dan takut. Mark mendekatkan wajahnya, berbisik di telinga adiknya, "Aku nggak peduli." Lalu ia menarik diri, menatap Haechan dengan senyum tipis penuh arti. "Semuanya ada pada pilihanmu, Haechan." Haechan mengepalkan tangannya, tubuhnya sedikit gemetar. Pilihan? Sejak kapan ia punya pilihan? Setiap jawaban yang ia berikan, pada akhirnya hanya menguntungkan Mark. Tidak ada celah untuknya melawan, tidak ada ruang untuknya bebas. Tapi ia ingin ke sekolah. Ia ingin keluar dari tempat ini, meskipun hanya sebentar. "Hikss... m-mark hyung... b-bisa... p-pelan saja...?" Mark menyeringai, jemarinya mengusap pipi Haechan sebelum turun ke lehernya, lalu berhenti di bahunya. "Tentu saja, sayang. Kalau kamu bersikap manis, aku akan mempertimbangkannya." ❗ Penuh dengan adegan dewasa🔞❗ ⚠️ bxb area ⚠️
You may also like
Slide 1 of 10
Na & Liu cover
[Terjemah] SAVE ME, KEEP ME | MarkChan GS ✔️ cover
MY FAMILY [Baby Renle] cover
Ketos Badboy || Na Jaemin [END] cover
𝘚𝘵𝘦𝘱𝘣𝘳𝘰𝘵𝘩𝘦𝘳 || 𝘔𝘢𝘳𝘬𝘩𝘺𝘶𝘤𝘬 ✔ cover
I'm Dominant [Markhyuck] cover
CHANGE ⛓ [ noren ]  ✔️  cover
Beautiful Man - Renjun harem cover
Love is like that (Nomin GS) END cover
Adka Is BABY [FemDom] cover

Na & Liu

67 parts Complete Mature

Hello, This is my opini, kalau ada yang tak suka dengan shipper ini mohon jangan menjelekkan satu sama lain. Maafkan juga bila banyak typo nantinya🤭 Semoga kalian yang membaca ikut terhibur dengan cerita cerita yang saya buat. And thank you so much😘 "Yakkk!!! Jangan menghina makanan disini. Lidahmu saja yang sudah mati rasa." Balas jeno yang tak terima haechan menjelekkan makanan di sini. "Mulai lagi deh mereka" batin jaemin dan mark. "Kau saja yang tak bisa menilai makanan ini". Balas haechan yang tak kalah sengit "Apa kau bilang? Makanan ini yang paling enak di daerah sini. Kau tak tahu apa-apa soal makanan" "Yang kau tahu hanya makan saja, dasar gendut". "Yakkk!!! Berani kau mengatai ku. Kemari kau!" Ucap haechan yang sangat marah hingga menarik rambut jeno yang tak jauh dari jangkauan tangannya. "Aaaa...Yakkk!!! Sakit bodoh!!! Yakkk!!!" "Rasain lo, berani-beraninya kau bilang aku gendut, huh?" "Yakkk!!! Gendut lepasin...Yakkk" Mark dan jaemin yang sudah lelah dan terbiasa pun bersikap acuh dengan pertengkaran jeno-haechan. Mereka dengan santai menghabiskan beberapa makanan yang masih tersisa. Mereka benar-benar tak perduli. Pertengkaran kecil itu pun menarik perhatian yangyang. Ia menghampiri meja jaemin dan kawan-kawan. "Maaf, bisa kah kalian tidak bertengkar? Ini mengganggu beberapa pelanggan yang lain".