Doa untuk Para Pelaut

Doa untuk Para Pelaut

  • WpView
    Reads 130
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 28, 2024
Ruci Blu Lestari, putri seorang nakhoda kapal yang tewas di laut, hidup di sebuah desa pesisir yang menggantungkan hidup pada hasil tangkapan ikan. Kehidupan para nelayan semakin sulit karena kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada mereka: izin kapal yang mahal, eksploitasi laut oleh kapal asing, hingga limbah industri yang merusak ekosistem laut. Melalui catatan harian ayahnya yang ditemukan setelah kematiannya, Ruci mulai menyadari bagaimana ketidakadilan sosial telah merenggut ayahnya dan banyak nyawa pelaut lainnya. Ruci memutuskan untuk menulis sebuah buku berjudul Doa untuk Para Pelaut, sebuah kritik pedas tentang kehidupan nelayan kecil di tengah arus kapitalisme yang semakin ganas. Tapi perjalanannya menulis buku itu tidak mudah, karena banyak pihak berkuasa yang tidak ingin kebenaran tersebut terungkap.
All Rights Reserved
#696
adult
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Light Far in Sight
  • A Letter to My Sister
  • ASTRAL TRAVEL AGENT
  • Silent Phase [END]
  • Mysterious prince and Cinderella ✔️
  • Laut Merah
  • Arthar Kavindra

[TAMAT - Genre : Horror, Drama, Slice of Life] Seorang ayah terpisah dari putra semata wayang. Baru belasan tahun setelahnya sang putra menyadari hal itu. Karto hanyalah seorang pemuda yang polos dan hidup dalam keluarga sederhana. Suatu hari dia tanpa sengaja bertemu seorang bapak pendiam yang terlihat murung dan lemah. Ada desiran hebat antara keduanya seolah memberi pertanda. Karto belum menyadari saat itu. Namun berbeda dengan sang bapak, Ardi namanya. Dia merasa menemukan pelita hidupnya yang hilang, mengingatkan pemuda itu akan putranya yang lama hilang. Orang itu tidak bisa berhenti memikirkan pemuda itu sejak pertemuan tak terduga itu. Perlahan waktu dan tempat mengungkap fakta tersembunyi, terlepas mereka berdua punya dinamika kehidupan masing-masing. Karto mengetahui sisi lain dari kedua orang tua yang selama ini mengasuh dirinya sejak kecil. Ia juga bertemu dan bicara langsung dengan bapak Ardi, mengisi jiwa hampa bapak itu setelah ditinggal orang tercinta. Pelita hidup bapak itu bergerak menggapai, hampir menyentuhnya. Hingga sesuatu mengacaukan kesempatan itu berkat sebuah buku simpanan milik Ardi, buku pembawa kesialan, buku pengacau kehidupan, mengira buku itu adalah petunjuk jalan menempuh sepak terjang hidup yang merana. Pelita terang yang tampak di kejauhan hilang dalam sekejap, terlepas hingga orang itu jatuh ke dasar jurang kehidupan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines