Not Cinderella

Not Cinderella

  • WpView
    LECTURAS 2
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, dic 9, 2024
Cerita ini hanya fiksi, tidak untuk menyinggung pihak lain. "Kau tahu, bertapa sulitnya aku untuk membuang semua perasaan cinta ini? Apa kamu pikir aku mudah mencintai lelaki seperti dirimu? Hah!" nafasku terasa begitu tersenggak, benar. Xin Yuan adalah suamiku, dia begitu kejam dengan mudahnya dia mencari wanita lain, dan membuangku begitu saja seperti sampah. Hari itu, aku pertama kali bertemu dengannya tanpa sengaja. Aku bekerja di salah satu cafe ternama, bernama Cafe shuan. Di malam itu dia bersama dengan temannya, membuat pesta ulang tahun yang ke 21. Dia sungguh lelaki tampan, siapa wanita yang menjadi miliknya sungguh beruntung. Pikiranku sungguh picik pada waktu itu. Hingga....
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Di Balik Wajah yang Tak Menawan (End)
  • Suamiku yang Berwujud Harimau [Kehidupan Bertani]
  • Kisah Suami Muda yang Menyesal Pasca Pernikahan (End)
  • The Legitimate Daughter Doesn't Care!"IND" END
  • [END] Extreme obsession [criminal investigation]
  • Takdirku dengan Cintamu 💕
  • Nasib dan Senja yang Manis (End)
  • My Husband Is Mafia
  • Be Mine

Seorang suami yang bijaksana dan penuh kasih, namun rendah diri, X seorang istri cantik yang tampak lembut namun memiliki jiwa pemberontak. Di Desa Liu Xi, seorang pandai besi buruk rupa baru saja menikahi seorang suami cantik nan lembut. Pada pagi hari setelah malam pertama, Qingyan, yang tubuhnya terasa ngilu dan lemah tak berdaya, memeluk erat pria itu dengan tangannya yang putih dan harum. Ia perlahan mengusap wajah penuh bekas luka milik suaminya. Qiu Henian merasa tubuhnya kaku, lalu menghindar sambil berkata, "Seka dulu wajahmu...." Qingyan dengan lembut bersandar di tubuh pria itu, napasnya hangat seperti bunga "Aku ingin suamiku yang membersihkanku." Istri kecilnya begitu polos dan manja, membuat Qiu Henian khawatir dia akan disakiti orang lain. Dia hampir ingin selalu menjaganya dekat, bahkan seperti menyimpannya di pinggangnya sendiri. Namun, suatu hari, saat dia pulang lebih awal karena ingin bertemu istrinya, dia mendengar sesuatu yang tak terduga. Dia mendengar suara istrinya, yang biasanya pemalu dan takut berbicara keras di depan orang asing, sedang berteriak-teriak marah kepada tetangga di balik pagar: "Kamu pasti kekurangan karma di kehidupan sebelumnya, sampai harus menikahi pria jelek dan tak berguna sepertiku!" "Omong kosong! Pria kamu yang tak berguna! Suamiku bisa tujuh kali dalam semalam, aku sangat bahagia sampai rasanya ingin mati!" Brukk! Qiu Henian tersandung, membuka pintu dengan keras. Qingyan menoleh, wajahnya penuh rasa bersalah. Qiu Henian melangkah cepat, mengangkat istrinya dan membawanya masuk ke dalam rumah. Qingyan gelisah "Apa yang kamu lakukan?" Qiu Henian menjawab "Kembali ke kamar untuk tujuh kali semalam. Terlambat sudah, waktu tidak cukup." Qingyan "..."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido