Because of Ticket!

Because of Ticket!

  • WpView
    Reads 2,606
  • WpVote
    Votes 113
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 2, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
First Love
Highschool
Happy Ending
Karena tak bisa membeli tiket konser Muse, Nadya sampai merengek-rengek di bawah pohon eucalyptus di belakang sekolah. Ia hampir menangis, bahkan sampai menelungkupkan kepalanya karena frustrasi. Namun, saat ia mengangkat kepalanya, ada seorang cowok yang berdiri di hadapannya. Bukan, cowok itu bukan orang asing. Cowok itu adalah Aldo Nugraha. Blasteran Prancis-Indonesia, Ketua OSIS, kapten tim basket, dan siswa terpintar di angkatan mereka. Dengan senyum yang secerah matahari, Aldo dikenal sebagai sosok yang ramah dan menyenangkan. Baik cewek maupun cowok, semua orang menyukai kehadirannya. Namun, di hari itu, ia mendekati Nadya dengan satu kalimat yang mengubah segalanya: "Kamu mau tiket konser Muse?" "Iya," jawab Nadya, masih manyun. "Aku punya satu tiketnya," ucap Aldo. "tapi kamu yakin?" "Yakin kenapa?" tanya Nadya bingung. "Ada perjanjiannya." "Hah?" Nadya mengernyitkan dahi. Perjanjian apa? Ah, bodo amat! Yang penting dia bisa dapat tiketnya! "Oke, oke, nggak apa-apa! Apa aja perjanjiannya asal aku dapet tiketnya!" ujar Nadya mantap. Ia memang penggemar berat Muse. "Oke. Perjanjiannya itu..." ujar Aldo, matanya menatap Nadya dengan lekat. Cowok itu pun tersenyum manis, lalu melanjutkan: "Kamu jadi pacar aku." ****** Buku ini sudah diterbitkan pada tahun 2018 dan versi lamanya masih tersedia di Google Play Books. Judul Bahasa Indonesia: Jadian karena Tiket
All Rights Reserved
#186
mentalissue
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JATUH GAK CUMAN SEKALI
  • Eramnesia
  • MY CRUSH
  • TCP [2] : "Reflection"
  • [☑️] Love with Innocent Girl
  • Ketua Osis
  • LION or NASKARA Sang Pengendali Cerita
  • The Oddlove

Siap! Aku bikin versi yang lebih gokil, penuh lawakan, dan bikin penasaran banget: "JATUH GAK CUMAN SEKALI" Zea cuma pengen sekolah dengan tenang. Tapi, hidup? Ah, dia kayak sinyal WiFi di dalam hutan nggak pernah stabil. Seminggu sebelum MPLS, Zea jatuh dari motor. Hasilnya? Badan lecet-lecet, jalan pincang kayak robot yang kehabisan baterai. Tapi semangat Zea? Tetap nyala, walau kakinya bilang, "Tolong, kasih aku istirahat dong!" Dengan gaya jalan ala zombie setengah patah itu, dia berangkat ke sekolah. Eh, siapa sangka? Itu baru babak pembuka dari drama kehidupan ala Zea. Mulai dari dipanggil "Pincang" oleh Gavin, cowok OSIS yang ngeselin tapi entah kenapa bikin Zea pengen ngelempar sepatu eh, tapi sepatu lagi di kaki yang pincang, jadi nggak bisa. Trus, dia nyasar ke UKS dan ketemu Rafael, kakak kelas yang gantengnya level dewa, sopannya level malaikat, bikin Zea hampir lupa kalau kakinya masih sakit. Drama makin kencang! Ada Acel, si jenius yang bablas soal cinta katanya paham, tapi prakteknya? Duh, bikin kita ketawa sampe perut keram. Terus Alenna, kakak sirkel yang super dewasa dia satu-satunya yang kayak alarm darurat kalau semuanya mulai kacau. Dan Arlan, cowok yang lebih sering nongkrong sama Gavin daripada ngurusin dirinya sendiri. Jadi, hidup SMA itu bukan cuma soal ngerjain PR, nilai, atau guru killer yang galak. Tapi soal patah hati yang nggak keliatan, tawa yang pecah-pecah, dan sahabat yang kadang lebih bikin pusing daripada pelajaran matematika. Pelajaran paling penting buat Zea? Ternyata yang paling bahaya bukan luka di kaki yang bikin jalan pincang. Tapi luka di hati yang datang tanpa peringatan dan itu jauh lebih nyesek daripada jatuh dari motor.

More details
WpActionLinkContent Guidelines